Oleh humas on September 03, 2018

Jakarta (03/9) -- Asisten Deputi (Asdep) Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia Kemenko PMK, Ade Rustama memimpin rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Gerakan Kemenko PMK Mandiri, Lomba Kreasi Pangan Nusantara, dan Bazaar Ekonomi Kreatif. Rapat dilaksanakan di ruang rapat Lt.4 Kantor Kemenko PMK, Jakarta. Rapat juga diikuti pejabat Eselon II, III dan IV Kemenko PMK.

Menurut Ade, kegiatan yang belum lama dilaksanakan ini merupakan sinergi kegiatan antara aksi nyata Gugus Tugas Revolusi Mental (GTRM) Kemenko PMK Mandiri dengan Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan ini diwujudkan  melalui internalisasi nilai Budaya Cinta Pangan Nusantara.  

"Adapun Lomba Kreasi Pangan Nusantara, dilaksanakan tanggal 10 Agustus 2018 dan Bazaar Produk Makanan dan Non Makanan, dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2018,"ujar Ade.

Ade juga menjelaskan bahwa Gerakan Kemenko PMK Mandiri adalah gerakan para staf dan karyawan Kemenko PMK untuk mendorong budaya kreatif, inovatif, dan beretos kerja tinggi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa. 

Menurutnya, gerakan ini akan mendorong terwujudnya kemandirian dalam berbagai sektor kehidupan, seperti pertumbuhan kewirausahaan dan ekonomi kreatif, peningkatan UMKM dan koperasi, peningkatan apresiasi seni, kreativitas karya budaya dan warisan budaya. 

"Peningkatan kemandirian terutama nilai etos kerja merupakan faktor strategis dalam menghadapi persaingan regional dan global,"ungkap Ade. 

Oleh karena itu, menurut Ade, kegiatan ini Perlu dilakukan evaluasi kegiatan sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan Aksi Nyata GTRM Kemenko PMK dalam pengembangan kapasitas dan jiwa kemandirian yang berbudaya cinta pangan nusantara yang akan datang.

"Hal ini juga kami lakukan dalam konteks pelaksanaan tugas koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan pemerintahan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan,"kata Ade.  

Menurut Ade, tujuan Aksi Nyata GTRM Kemenko PMK Mandiri, selain membudayakan perilaku mandiri bagi seluruh karyawan Kemenko PMK juga dalam rangka mendukung, mendorong, dan meningkatkan kewirausahaan serta ekonomi kreatif bagi seluruh karyawan Kemenko PMK.
 
"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan apresiasi dalam seni, inovasi, dan kreativitas. Sebagai Sarana komunikasi, informasi dan edukasi berbagai macam masakan nusantara, serta membuka kesempatan bagi karyawan Kemenko PMK untuk mengembangkan kapasitas dan jiwa kemandirian yang berbudaya cinta pangan nusantara," jelas Ade.