Oleh humas on June 30, 2018

Sumba Barat Daya (29/06) – Mengakhiri kunjungan kerjanya di Sumba, siang ini Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Sonny Harry Harmadi, didampingi oleh Staf Ahli Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan Sidqy Lego Suyitno, Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kemenko PMK Magdalena, dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT Kisyadi, bertolak ke Kantor Bupati Sumba Barat Daya dan diterima oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya Ndara Tanggu Kaha. Saat diterima, Sonny diberikan kain khas Sumba dan diajak untuk melakukan salam khas lelaki Sumba Barat Daya, yaitu menempelkan hidung kita ke hidung lawan bicara. Ini adalah tradisi Sumba Barat Daya saat menyambut saudara mereka yang baru datang dari jauh.

Sonny dan rombongan berkesempatan bertemu dengan kepala desa dan pendamping. Ndara melaporkan, ada 32 unit usaha yang terbentuk dari dana desa, seperti misalnya produksi kopi bubuk, pariwisata alam, produksi pakan ternak, air bersih, pasar desa, pengrajin batu potong, perdagangan, dan jasa penyewaan. Ndara mengatakan, Ia dan warga Sumba Barat Daya sangat berterima kasih atas perhatian Pemerintah pusat yang sudah menyempatkan diri berkunjung ke Kab, Sumba Barat Daya. Ia mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kemenko PMK beserta tim. Ndara menceritakan, sebenarnya memang proses pencairan dana desa sempat tertahan di rekening kas daerah, sehingga terlambat masuk ke rekening kas desa. Namun, Ndara menyataan, kepala desa dan pendamping Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi kendala dari terhambatnya pemanfaatan dana desa, sehingga pemanfaatan dana desa ke depan bisa berjalan lebih baik lagi.  (olv)

Categories: