Bencana dan Kerawanan Sosial

Oleh humas on January 02, 2015

Jakarta, 2 Januari  - Sepanjang tahun 2014, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) seperti dilansir laman Antaranews, mencatat terdapat 1.525 kejadian bencana alam, yang mayoritas tanah longsor, dan menewaskan 566 orang di seluruh Indonesia.
Selain korban tewas, 2,66 juta jiwa mengungsi dan menderita, lebih dari 51.000 rumah rusak, dan ratusan bangunan umum rusak.
"Kerugian ekonomi mencapai puluhan triliun rupiah, seperti dampak kebakarah hutan dan lahan Rp20 triliun, banjir Jakarta Rp5 triliun, banjir di Pantura Jawa Rp6 triliun, banjir bandang di Sulawesi Utara Rp1,4 triliun, banjir dan longsor di 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah Rp2,1 triliun," tulis Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, di laman resmi BNPB seperti dikutip AntaraNews, Jumat (2/1/2015).
Terkait dengan jenis penyebab bencana, 99 persen bencana adalah bencana hidrometeorologi.
Puting beliung adalah jenis bencana yang paling dominan selama 2014 yaitu 496 kejadian, kemudian banjir 458 kali, dan longsor 413 kejadian.
Puting beliung menyebabkan korban jiwa 57 tewas, 10.707 jiwa mengungsi, dan lebih 23 ribu rumah rusak selama 2014.
"Longsor adalah bencana yang paling mematikan selama 2014. Ada 343 orang meninggal dan hilang akibat longsor, atau 60 persen dari dari total korban tewas akibat bencana. Longsor di Banjanegara yang menyebabkan 99 jiwa tewas dan 11 jiwa hilang merupakan bencana dengan korban terbanyak," tambahnya.
Sementara itu konsentrasi bencana terbanyak adalah di Provinsi
Jawa Barat 290 kejadian. Berikutnya Jawa Tengah 272 kali, Jawa Timur 213 kali, Aceh 51 kali, dan Sumatera Selatan 480 kejadian.
Dilihat dari sebaran kabupaten/kota, maka paling banyak ada di Bogor 37 kejadian, Bandung 31, Sukabumi 29, Garut 26 kali, dan Cianjur 23 kejadian.

Jangan lengah soal bencana geologi

Sementara itu, meskipun sepanjang tahun 2014 intensitas bencana geologi hanya sebesar 1 persen dari total jumlah bencana yang melanda Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar masyarakat tidak menjadi lengah.
"Bencana geologi, khususnya gempa dan tsunami  bersifat mendadak. Bisa kapan saja terjadi di daerah rawan," tulis Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, di laman resmi BNPB sebagaimana dikutip AntaraNews, Jumat (2/1/2015).
Ia melanjutkan, sekitar 386 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk 157 juta jiwa yang terpapar sedang hingga tinggi dari bahaya gempa di Indonesia.
Bahaya tsunami berpotensi mengancam 233 kabupaten/kota dengan penduduk 5 juta jiwa yang terpapar sedang hingga tinggi.
"Untuk itu jangan lengah, ancaman bisa terjadi kapan saja," tulisnya.

Sementara itu, bahaya geologi berupa erupsi gunung api tercatat ada 5 kali sepanjang tahun 2014.
Erupsi Gunung Sinabung terjadi pada 13 September 2013 hingga sekarang, Gunung Kelud 13 Februari 2014, Gunung Sangeangapi 30 Mei 2014, Gunung Slamet 13 September 2014, dan Gunung Gamalama 18 Desember 2014.
Total 24 orang tewas, 128.167 jiwa mengungsi, dan 17.833 rumah rusak. Bahkan erupsi Gunung Sinabung, saat ini masih menyebabkan 2.443 jiwa (795 KK) mengungsi di 7 titik. Sebanyak 1.212 jiwa (370 KK) harus direlokasi dalam waktu dekat ini.
Erupsi Gunung Kelud adalah yang fenomenal. Material dilontarkan ke angkasa hingga 17 km. Sebanyak 7 orang tewas, sekitar 90 ribu orang mengungsi, dan 17 ribu lebih rumah rusak. Mengingat masyarakat sekitar Gunung Kelud sudah tangguh menghadapi bencana, dan memaknai erupsi sebagai warisan masa depan, maka pemulihan berjalan dengan cepat.
Kejadian gempa merusak ada 11 kejadian yang menyebabkan 248 orang mengungsi dan 662 rumah rusak. Gempabumi terjadi antara lain di Jateng 25 Januari 2014 berakibat di Banyumas, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
Tsunami ada dua yaitu tsunami dari gempa di Chile 2 April 2014 dan gempa 7,3 SR di Halmahera Utara pada 15 November 2014. Meskipun tsunami kecil, namun ancaman ini juga menjadi pelajaran bagi kita bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemda dalam menghadapi tsunami masih rendah.

 

Selama 2014, kejadian bencana geologi seperti gempabumi, tsunami, dan erupsi gunungapi hanya 1 persen atau 18 kejadian dari total 1.525 kejadian bencana di Indonesia. Sejumlah 99 persen adalah bencana hirometeorologi seperti puting beliung, banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan, dan kekeringan.(Ant/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on January 02, 2015

Jakarta, 2 januari  - Kepala badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo mengatakan, dalam pencarian hari ini, pihaknya menemukan beberapa jenazah penumpang pesawat Air Asia QZ 8501.

Menurutnya, seperti dilansir laman Tribun News, total yang berhasil ditemukan sebanyak sembilan jenazah. "Total jenazah sampai detik ini yang sudah dipastikan jumlahnya ada sembilan," kata Soelistyo di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2015).

Soelistyo menuturkan, dari sembilan jenazah tersebut, enam di antaranya sudah dikirim ke Surabaya untuk diidentifikasi. Menurutnya, masih ada tiga jenazah yang belum dikirim ke Surabaya yakni dua berada di Pangakalan Bun dan satu lagi berada di KRI Yos Sudarso.

"Ketiga jenazah itu berjenis kelamin perempuan," tuturnya.

Masih kata Soelistyo, pihaknya dan tim gabungan melakukan operasi pencarian seluas 13.500 kilometer persegi. Menurutnya ada 19 kapal laut yang berasal dari Indonesia dan bantuan asing yang diberdayakan dalam operasi pencarian hari ini.

"Untuk jumlah pesawat yang diturunkan ada sembilan pesawat," tandasnya.(Tn/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 31, 2014

Jakarta, 31 Desember  - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla atau yang akrab dipanggil JK, mengatakan banjir yang melanda wilayah Jawa Barat telah menimbulkan dampak yang luar biasa. Salah satunya adalah karena sejumlah pabrik terpaksa tutup karena terendam banjir.

Ia mengaku sudah menginstruksikan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan untuk segera mengatasi masalah itu.

"Pokoknya banjir di Jawa Barat Gubernur selesaikan dalam waktu tiga tahun. Kenapa itu penting? Karena kalau banjir berapa pabrik yang tidak bekerja ? berapa anda punya emiten yang jadi nganggur ?" kata JK dalam sambutannya di acara Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014, di gedung BEI, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2014).

JK seperti dilansir laman Tribun News, mengatakan, dengan jaminan penyelesaian masalah banjir itu, investor akan meningkat kepercayaannya, dan hal itu bisa memicu pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian semua pihak akan diuntungkan, termasuk masyarakat.

"Itu artinya industri akan lebih punya kepercayaan, kita yakinkan akibatnya akan terjadi pertumbuhan lebih baik," jelasnya.

Pemerintah kata JK juga akan terus mengambil kebijakan-kebijakan yang diharapkan bisa mendongkrak kepercayaan investor. Salah satunya adalah pengalihan subsidi BBM yang diambil pekan lalu. Pemerintah sukses menghemat ratusan triliun rupihan, dan uang itu akan dialihkan ke sektor-sektor yang lebih produktif.

Selain itu JK juga menyinggung soal penghematan belanja rutin negara, serta moratorium penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS). Selain itu juga disinggung soal pemangkasan birokrasi, yang diharapkan mampu menarik minat investor.

Butuh Rp 100 Triliun Sediakan Air Bersih Se-Indonesia

Sementara itu pada tahun 2015 ditargetkan 68,7 persen rakat Indonesia sudah memiliki akses terhadap air bersih, dan pada tahun 2019 ditargetkan 100 persen rakyat memiliki akses terhadap air bersih. Pemerintah menunjuk Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), untuk menyusun program tersebut.

Ketua Perpamsi, Rudie Kusmayadi, usai menemui Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2014), menyebutkan dalam pertemuan tersebut sempat dibahas soal kebutuhan regulasi dan investasi untuk mewujudkan akses air bersih bagi seluruh rakyat. Namun pembahasannya belum tuntas.

Kata dia, Wapres memberikan waktu satu bulan untuk Perpampsi melakukan pengkajian, agar tahun 2019 seluruh masyarakat Indonesia bisa mengakses air bersih.

"Kami diberikan waktu satu bulan untuk membuat program, kajian serta strateginya. Mudah-mudahan awal Januari dibahas lagi," katanya.

Direktur Eksekutif Perpamsi, Subekti dalam kesempatan yang sama mengatakan dari pembahasan awal ditargetkan akses air bersih itu terdiri dari 60 persen perpipaan, dan 40 persen sumber air mandiri seperti sumur, maupun pemanfaatan sumber mata air.

"Saat ini perpipaan kita masih 25 persen dari target, kedepannya kita akan mengejar sampai 60 persen," ujarnya.

Kata dia investasi air minum bukan lah investasi murah, setidaknya dibutuhkan sekitar Rp 100 triliun untuk merealisasikan program tersebut.

"Investasi air minum itu mahal, dan kita sudah tertinggal dari Vietnam dan Thailand," tandasnya.(Tn/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 31, 2014

Jakarta, 31 Desember  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Badan SAR Nasional (Basarnas) melakukan operasi gabungan untuk mengevakuasi penumpang dan awak pesawat AirAsia QZ 8501 jurusan Surabaya ke Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12).
"Saya memerintahkan Basarnas untuk melakukan pencarian besar dan melakukan operasi gabungan dalam rangka mencari penumpang, awak dan juga pesawat tersebut," katanya usai mengunjungi keluarga penumpang di Crisis Centre Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Selasa (30/12/2014).
Presiden seperti dilansir laman Antaranews, mengemukakan, sudah melakukan peninjauan ke lokasi dengan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara untuk melihat dari dekat lokasi penemuan AirAsia di Selat Karimata, dekat Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.
"Saya menaiki pesawat Hercules sudah melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat agak dekat pesawat tersebut," kata Presiden.
Presiden Jokowi mengatakan, di lokasi tersebut terdapat tiga kapal TNI Angkatan Laut dan akan ada helikopter untuk membantu proses evakuasi penumpang dan awak pesawat AirAsia QZ8501.
"Kami akan fokus pada proses evakuasi awak dan juga penumpang pesawat," katanya.
Presiden mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Basarnas, TNI dan Polri, relawan, serta masyarakat, termasuk nelayan atas segala upaya pencarian pesawat maupun awak dan penumpangnya.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada negara sahabat yang turut serta membantu pencarian ini seperti dari Malaysia, Singapura dan juga dari Australia," kata Presiden.
Presiden Jokowi kepada keluarga penumpang dan awak pesawat mengaku turut merasakan dukacita dan kehilangan atas musibah itu.
"Semoga keluarga diberikan ketabahan atas musibah yang terjadi ini. Intinya, saat ini fokus pada operasi evakuasi penumpang dan juga awak pesawat," kata Presiden.
Presiden Joko Widodo datang ke lokasi Pos Komando Crisis Centre di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Sidoarjo, dan langsung bertemu dengan keluarga penumpang sekira sejam sebelum jumpa pers.

Temukan Puing QZ8501 Dengan CN 295, Penerbang Bangga Pada Produk Dalam Negeri

Sementara itu, ada kebanggaan tersendiri dalam penemuan pertama bagian dari pesawat AirAsia QZ850 pada Selasa (30/12/2014). Mayor Penerbang Akal Juang sang pilot CN295, menuturkan, ini merupakan kebanggaan untuk bangsa Indonesia.

Karena penemuan ini seperti dirilis laamn Tribunnews, justru dilakukan dengan pesawat buatan PTDI, CN 295, dan ditemukan oleh kemampuan anak bangsa sendiri.
 
"Penemuan ini menambah kepercayaan diri kami sebagai prajurit yang masuk ke dalam tim yang ikut membantu kerja Badan SAR Nasional," kata Mayor Akal Juang saat diwawancara di KompasTV.
 
Saat disinggung oleh Aiman Witjaksono dari KompasTV, soal pujian yang diberikan oleh media asing (Wall Street Journal) akan kemampuan tim Indonesia, menemukan pesawat yang hilang, Mayor Akal Juang, mengatakan ini menunjukkan kemampuan prajurit bangsa Indonesia untuk bertanggung jawab terhadap wilayahnya sendiri.

"Penemuan ini, menunjukkan bahwa bangsa kita mampu melakukan tugas - tugas yang menjadi bagian dari penyelamatan di wilayah sendiri," ujar Mayor Akal Juang.(Ant/Tn/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 30, 2014

Jakarta, 30 Desember – Banjir yang menggenangi kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai surut. Namun, warga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya siklus banjir lima tahunan di wilayah ini.

“Air banjirnya Alhamdulillah sudah surut, sekarang tinggal lumpurnya. Ini mah harus kita bersihkan,” ujar Asep Taryana, warga Dayeuhkolot, Bandung, Senin (29/12/2014). Setelah terendam banjir lebih dari sepekan, ketebalan lumpur di rumah warga bisa mencapai 10 sentimeter hingga 50 sentimeter.

Pembersihan lumpur tersebut juga tak gampang, harus dibantu semprotan air. Selain tak semua warga punya penyemprot, air untuk menyemprot juga tak ada. Namun, dengan peralatan seadanya warga saling bantu membersihkan lumpur di rumah mereka.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Marlan, seperti dilansir laman Tribun News, meminta warga tetap waspada. Dengan hujan yang masih terus turun dan perkiraan puncak musim hujan baru terjadi pada Januari dan Februari 2015, diperkirakan air masih sangat mungkin naik kembali.

“Kami tetap mengimbau warga untuk waspada. Apalagi warga yang tinggal dekat sungai,” tutur Marlan. Dia pun khawatir banjir pada tahun ini akan lebih besar dibandingkan banjir pada 2010. Perkiraan tersebut dia ungkap berdasarkan rentang waktu yang sudah terjadi ini saja.

Biasanya, kata Marlan, banjir tak pernah berlangsung lama. Namun, sekarang saja air sudah sempat merendam permukiman warga selama 10 hari. Sekalipun di sejumlah lokasi ketinggian air sudah mulai surut, wilayah yang berdampingan dengan Sungai Citarum masih terendam air berketinggian satu meter sampai sekarang.

"Banjir besar di sini seperti siklus lima tahunan. Menurut catatan kami, banjir besar terakhir terjadi tahun 2010 lalu. Melihat siklus ini, kemungkinan banjir yang akan dan sedang dihadapi akan lebih besar,” sebut Marlan.(Tn/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 30, 2014

Solo (30/12) -- Setelah mengunjungi Crisis Center Terminal II Bandar Udara Juanda Surabaya, pada Senin (29/12) sore, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani beserta rombongan singgah di Solo untuk meninjau kondisi Pasar Klewer usai kebakaran.
Tiba di Pasar Klewer, rombongan bersama Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo berkeliling meninjau lokasi kebakaran yang menimpa ratusan kios. (hum/ant)

Oleh humas on December 30, 2014

Jakarta, 30 Desember - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (kemenko PMK) bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta, menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Gedung, Selasa (30/12/2014). Tampak pada gambar, karyawan Kemenko PMK sedang praktek pemadaman api menggunakan alat sederhana, selain Alat Pemadam Api Ringan (APAR). (fik)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 30, 2014

Tanjung Pandan, 30 Desember 2014 --- Dalam upaya turut membantu mencari jejak hilangnya Air Asia QZ8501, Pesawat CN 235 TNI AL melakukan formasi square dengan  memutar-mutar di atas perairan sebelah utara Bangka Belitung, Senin (29/12/2014).

Oleh humas on December 30, 2014

Jakarta, 30 Desember  - Menko PMK Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (28/12/2014) mendatangi Pasar Klewer, Solo, untuk melihat kondisi terakhir pasar terbakar selama sekitar 30 jam itu. Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla menegaskan bahwa dalam satu tahun Pasar Klewer harus bisa dibangun kembali. Wapres dan rombongan mengunjungi Pasar Klewer usai menyambangi Crisis Center hilangnya pesawat Airasia di Bandara Juanda Surabaya.
Bersama menteri lainnya, yaitu Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa, Wapres Jusuf Kalla seperti dilansir laman Kompas.com, melihat reruntuhan bangunan di Pasar Klewer bagian barat. Dalam kesempatan wawancara dengan wartawan, Wapres ingin dalam satu tahun pasar konveksi terbesar se-Asia Tenggara tersebut harus sudah beroperasi kembali.
Saat disinggung alokasi dana untuk pembangunan Pasar Klewer, Wapres JK mengungkapkan pemerintah pusat akan membantu. Selain itu, dana juga bisa dialokasikan dari pemerintah provinsi dan Kota Solo.
"Nanti akan dihitung lagi berapa pastinya. Yang penting pedagang harus bisa berjualan dan berdagang lagi di Pasar Klewer. Targetnya dalam satu tahun bisa ditempati lagi oleh pedagang," katanya, Senin (29/12/2014).
Dalam kunjungan singkatnya tersebut, Jusuf Kalla memerintahkan Pemerintah Kota Solo untuk segera membangun pasar darurat. Usai berkunjung ke pasar Klewer selama kurang lebih 20 menit, rombongan segera meninggalkan lokasi.
Pasar Klewer terbakar pada Sabtu (27/12/2014) malam. Ribuan pedagang dan pemilik kios kehilangan tempat berjualan dan penghidupan. Secara materiil kerugian akibat kebakaran di pasar ini ditaksir mencapai Rp 10 triliun. (Kc/Gs).

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 30, 2014

Jakarta, 30 Desember -  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas kejadian hilang kontaknya pesawat AirAsia QZ8501 menyisakan duka bagi para keluarga penumpang. 

"Pemerintah menyampaikan rasa simpati kepada keluarga korban, dan menyatakan semua elemen terus bekerja keras dalam pencarian pesawat tersebut," kata Puan Maharani di Jakarta, Senin (29/12/2014).
Menko PMK mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla ke Surabaya seperti dilansir laman Liputan6.com, untuk bertemu keluarga penumpang pesawat AirAsia QZ8501. Kunjungan itu juga untuk melihat kondisi posko Crisis Center Bandara Juanda di Surabaya.
Menko PMK juga mengatakan dirinya akan meminta semua kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasinya untuk mempersiapkan dan mengantisipasi segala kemungkinan terkait pencarian pesawat tersebut.
Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura hilang kontak dari Air Traffic Controller (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu 28 Desember 2014 sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 itu take off dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.
Pesawat jenis Airbus A320-200 dengan register PK-AXC itu dipiloti Kapten Iriyanto dan Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.
Pesawat AirAsia itu berpenumpang 155 orang, terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi dari warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan.(L6c/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 30, 2014

Jakarta, 30 Desember -  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, menyampaikan rasa simpati pada keluarga penumpang AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak.

"Pemerintah menyampaikan rasa simpati kepada keluarga korban, dan menyatakan semua elemen terus bekerja keras dalam pencarian pesawat tersebut," kata Menko PMK Puan Maharani usai kembali dari Surabaya (Senin, 29/11/2014).

Senin (29/12/2014) siang, Puan Maharani seperti dilansir laman Rakyat Merdeka Online, mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Surabaya untuk bertemu keluarga penumpang pesawat AirAsia QZ8501. Kunjungan tersebut juga untuk melihat kondisi posko Crisis Center Bandara Juanda di Surabaya.

Menko PMK juga meminta semua kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk mempersiapkan dan mengantisipasi segala kemungkinan terkait pencarian pesawat tersebut.(hum/rmol)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 30, 2014

Surabaya, 29 Desember - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberikan keterangan pers usai menyampaikan rasa simpati dan dukungan moril kepada keluarga korban pesawat Air Asia QZ8501 di Crisis Centre, Terminal T2, Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/12/2014). Kalla mengakui proses pencarian pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 tidaklah mudah karena kemungkinan pesawat jatuh di lautan menjadikan pencarian sangat sulit dibandingkan pencarian di daratan.

Oleh humas on December 29, 2014

Jakarta, 29 Desember – Menko PMK Puan Maharani mendampingi Wapres Jusuf Kalla (JK) mendatangi Crisis Centre AirAsia di T2 Bandara Juanda Surabaya, Senin (29/12/2014) pukul 15.10 WIB.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Gubernur Jatim Soekarwo seperti dilansir laman Beritajatim.com, juga terlihat mendampingi Wapres. Setibanya datang, CEO AirAsia Tonny Fernandez terlihat menyambut dan sempat melakukan percakapan sebentar.
Hingga berita ini diturunkan, JK dan sejumlah pejabat tampak menemui keluarga korban di dalam ruang Crisis Centre, dimana media tidak bisa melakukan liputan dari dalam. Hanya bisa mengambil gambar dari luar jendela. (Bj/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 29, 2014

Jakarta, 29 Desember – Menteri Koordinator Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla terbang ke Surabaya, Jawa Timur, pada hari ini, Senin (30/12/2014). Wapres akan mengunjungi Crisis Center AirAsia di Terminal II Bandara Juanda Surabaya, untuk  mengecek langsung pendataan penumpang serta kondisi keluarga penumpang AirAsia QZ8501 yang hilang kontak sejak Minggu (29/12/2014) pagi.

Sesuai agenda, Wapres dan rombongan menuju Bandara Juanda Surabaya pada pukul 13.00 WIB. Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga akan didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Perhubungan Ignatius Jonan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berempati kepada seluruh pihak yang tertimpa musibah pesawat Air Asia QZ 8501. Karena itu, acara tutup tahun yang sedianya dijadwalkan ke Bali tanggal 30 Desember 2014 ditiadakan sebagai penghormatan JK kepada seluruh penumpang dan keluarganya serta awak pesawat yang masih dalam pencarian.

Husain Abdullah, Juru Bicara Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir laman Tribun News,  menyatakan, selain acara tutup tahun di Bali, kunjungan tersebut mulanya akan dirangkaikan pertemuan dengan beberapa menteri serta deputi dari Kantor Wapres. Namun rapat tersebut juga akhirnya dijadwalkan ulang.

"Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, berharap para penumpang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Dan kepada seluruh pihak yang membantu pencarian, M. Jusuf Kalla, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi. Kepada para Tim Pencarian, Pak JK berharap dapat bekerja lebih cermat dan teliti," demikian keterangan Husain, Senin (29/12/2014).

Secara khusus kepada seluruh keluarga penumpang dan awak pesawat, Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla menyampaikan bahwa pemerintah akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melakukan pencarian.

Pada Minggu (28/12/2014) sore, Wapres menyampaikan keterangan pers mengenai insiden AirAsia ini. Ia menyatakan bahwa AirAsia kemungkinan mengalami kecelakaan karena hingga sore hari kemarin terhitung sudah 10 jam pesawat tersebut hilang kontak. Atas kejadian ini, Wapres menyampaikan keprihatinan dan duka cita pemerintah. Ia pun memerintahkan Badan SAR Nasional bersama dengan TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk mengerahkan kemampuan dan peralatan penuh dalam mencari AirAsia QZ8501 baik di darat mau pun di laut.

Wapres juga menyatakan pemerintah menerima tawaran dari Australia, Malaysia, dan Singapura untuk ikut melakukan pencarian. Pemerintah, menurut KAlla, akan mengoptimalkan sejumlah anggaran untuk mendukung pencarian pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura tersebut.

Hilang kontak

Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, Minggu (28/12/2014) pagi. Pada Minggu (28/12/2014) malam, upaya pencarian dihentikan karena kekhawatiran atas kondisi cuaca buruk.

Dalam rilisnya kemarin, Kementerian Perhubungan menyebutkan pesawat diperkirakan jatuh di perairan Tanjung Pandan dan Pontianak.

Pesawat tersebut mengangkut 155 penumpang dan 7 kru, yang sebagian besar berasal dari Indonesia. Sementara, warga asing yang terdapat dalam penerbangan tersebut di antaranya warga negara Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat.(Tn/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 29, 2014

Jakarta, 29 Desember  - Ribuan rumah terendam banjir di Jember, Jawa Timur. Di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, misalnya, banjir merendam 1.260 rumah.
"Kamis sudah dapat laporan dan kroscek di lapangan, banjir juga terjadi di Desa Sumberagung ini," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo, Minggu (28/12/2014).
Menurut Heru, seperti dilansir laman Kompas.com, banjir di desa tersebut merata terjadi di semua dusun. Di Dusun Tambakrejo, sebut dia, ada 280 rumah terendam. Lalu, di Dusun Banjar Rejo 280 rumah, Dusun Banjar Rejo Tengah 400 rumah, dan Banjar Rejo 300 rumah.
“Air mulai masuk ke dalam rumah warga sejak Sabtu (27/12/2014) malam, seiring hujan deras yang terus turun," kata Heru. Namun, pada Minggu siang, warga yang rumahnya terendam banjir memilih pulang karena melihat air perlahan surut.
Menurut Heru, banjir ini berasal dari luapan kali yang melintasi desa. "Kami mengimbau warga tetap waspada dan siaga," ujar dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, 200 rumah di Desa Pondok Joyo, Kecamatan Sumberbaru, Jember, sudah diketahui terlebih dulu terendam banjir. Tidak ada korban dalam peristiwa itu, tetapi warga sempat mengungsi karena banjir mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter. (Kc/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 29, 2014

Jakarta, 29 Desember  - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Said Rasul, mengatakan daerahnya masih dalam status siaga banjir hingga Januari 2015.
"Saat ini hingga Januari tahun depan, daerah kita masih dalam status siaga banjir," katanya disela-sela mendampingi Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf meninjau sejumlah lokasi pengungsi korban banjir di Aceh Utara, Minggu (28/12/2014).
Untuk itu, kata dia, Pemerintah Aceh melalui BPBA seperti dilansir laman Antaranews, terus melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota guna mengetahui berbagai perkembangan terkait dengan bencana banjir dan tanah longsor.
Banjir bandang melanda 25 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara sejak beberapa hari terakhir menyebabkan hampir 100 ribu penduduk mengungsi dikarenakan air merendam pemukiman warga dengan ketinggian antara satu hingga dua meter.
Wagub Aceh Muzakir Manaf menyerahkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp 200 juta kepada para korban bencana banjir Kota Lhokseumawe.
Muzakir Manaf menyatakan pemerintah prihatin terjadinya banjir yang terjadi hampir seluruh desa di sejumlah kabupaten dan kota di pesisir timur provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa tersebut.
"Saya berharap agar para korban tetap bersabar dan selalu berprasangka baik terhadap cobaan yang diberikan oleh Allah SWT," katanya menjelaskan.
Ia juga menjelaskan, bencana alam banjir akhir tahun 2014 tidak hanya di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, tapi juga terjadi di beberapa wilayah seperti di Aceh Tamiang hingga ke Aceh Singkil.
Dijelaskan, Pemerintah Aceh tetap akan membantu korban banjir namun mekanismenya yakni akan dilakukan pendataan dengan harapan nantinya bantuan benar-benar tepat sasaran.
"Pemerintah Aceh melalui BPBA terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota terdampak bencana, guna melakukan analisis dan mengambil langkah tepat penanganan bencana di tiap-tiap daerah," kata Wagub Muzakir Manaf.

Rumah warga Gunung Kidul tertimbun longsor

Sementara itu, rumah warga di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tertimbun tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ini dari Sabtu (27/12/2014) hingga Minggu (28/12/2014).
Sebuah rumah milik Sudaryanto (55) tertimbun tanah akibat pekarangan di atasnya milik Martani (56) di Dusun Pace A RT 01 RW 02 Desa Hargomulyo Kecamatan Gedangsari, longsor.
Meski dalam musibah ini tidak ada korban jiwa, tetapi bagian belakang rumah korban yang berdinding bambu atau gedek ini hancur.
"Kejadian ini berawal hujan deras yang mengguyur Desa Hargomulyo, sejak Sabtu (27/12) sore. Hujan hampir semalam tidak henti. Tiba-tiba pagi hari sekitar 05.00 WIB, tanah pekarangan milik Martani, yang kebetulan posisinya di atas,longsor dan menimpa rumah saya ini," kata Sudaryanto di Gunung Kidul.
Meski pagi itu keluarganya masih tidur, tetapi dengan kejadian itu, langsung terbangun dan lari keluar rumah.
"Saya kira ada gempa, karena rumah sempat bergoyang karena bagian belakang dapur tertimbun longsor," katanya.
Untuk menghindari akibat yang lebih parah, jika terjadi hujan susulan, maka puluhan masyarakat setempat, langsung kerja bakti menyingkirkan longsoran tanah bercampur batu yang menimpa rumah Sudaryanto.
Secara terpisah Kades Hargomulyo Kecamatan Gedangsari, Sumaryanto mengatakan salah satu desa di Kecamatan Gedangsari yang rawan terjadinya bencana tanah longsor.
"Berbagai sosialisasi agar warga meningkatkan kewaspadaan. Sudah berulang kali kami lakukan. Banyak warga yang berada di wilayah rawan longsor, harus pindah. Namun mereka enggan mengungsi karena pada umumnya tidak punya lahan yang lain. Tanah yang ditempati, hanya satu-satunya dan itu peninggalan nenek moyangnya. Hal Ini yang menjadi hambatan mereka pindah pada daerah aman," kata Sumaryanto.
Kepala Pelaksana BPBD Gunung Kidul Budhi Harjo ketika dikonfirmasi mengaku sudah mendatangi lokasi kejadian. "Bahkan kita juga sudah membantu logistik bagi korban dan warga yang kerja bakti. Saking banyaknya material longsoran, diperkirakan tidak selesai dikerjakan satu hari. Tetapi kita sudah menyiapkan bantuan untuk mereka yang gotong royong itu," katanya.(Ant/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 28, 2014

Jakarta, 28 Desember - PVMBG Badan Geologi menaikkan enam gunung api dengan status siaga dan 14 waspada. Gunung Soputan yang berada di Kabupaten Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara baru saja berstatus siaga terhitung Jumat (26/12/2014) pukul 03.00 Wita.

Oleh humas on December 27, 2014

Yogyakarta, 27 Desember - Hari ini pemerintah memperingati bencana besar tsunami yang terjadi di Provinsi Aceh sepuluh tahun lalu. Peringatan berlangsung syahdu dengan iringan doa. Bencana tersebut menyisakan sejumlah pelajaran penting bagi bangsa Indonesia.

Oleh humas on December 26, 2014

Yogyakarta, 26 Desember - Umat muslim di Kota Ternate, Maluku Utara ikut mengamankan perayaan Natal di daerah ini, sebagai bentuk toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
"Kami berterima kasih kepada umat muslim di Ternate yang ikut mengamankan pelaksanaan Natal dengan cara berjaga di sekitar gereja sejak tadi malam sampai pagi ini," kata pimpinan umat Katolik di Malut, Pastor Titus Rahail usai misa Natal di Gereja Santo Pedro di Ternate, Kamis.

Oleh humas on December 26, 2014

Yogyakarta, 26 Desember  - Ribuan warga Banda Aceh larut dalam doa dan zikir mengenang 10 tahun bencana raya gempa dan tsunami yang melanda Aceh, Kamis (25/12/2014) malam. Mereka melakukan zikir dan doa bersama di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Oleh humas on December 26, 2014

Jogyakarta, 26 Desember - Curah hujan yang terus meningkat menyebabkan bencana banjir beberapa tempat seperti di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Bandung, Rokan Hulu,

Oleh humas on December 24, 2014

Jakarta, 24 Desember - Memasuki masa tanggap darurat bencana hari pertama, Selasa (23/12/2014), banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus meluas. Ketinggian air juga terus naik. Pengungsi pun masih terus bertambah.
"Kemarin yang banjir parah itu Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Baleendah. Nah sekarang di Katapang, Kutawaringin, dan beberapa lokasi juga sudah mulai tergenang," ujar Marlan, Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Selasa (23/12/2014).
"Terakhir saya mendata, rumah yang terendam mencapai 36.000 unit dengan jumlah pengungsi 5.300 (orang). Kemungkinan hari ini terus bertambah. Karena kebetulan hari ini saya ada di lapangan, jadi tidak terlalu memantau data," imbuh Marlan.
Terkait masih terus bertambahnya ketinggian banjir, Marlan seperti dilansir laman Kompas.com, menyebutkan intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama sebagai penyebabnya. Dia pun mengaku mendapat informasi bahwa permukaan air di Sungai Cisangkuy juga terus naik.
"Kalau air di sungai terus meningkat, secara tidak langsung akan membuat ketinggian air banjir terus bertambah," ujar Marlan. Menurut dia, banjir kali ini merupakan yang terburuk sejak 2010.
Camat Dayeuhkolot Eef Syarif mengakui pula bahwa banjir di penghujung 2014 ini parah. Rujukan yang dipakai Eef, setinggi-tingginya banjir menggenangi wilayahnya, hal itu tak sampai memunculkan genangan di depan kantornya.
Namun, kali ini, genangan pun terlihat di depan kantor kecamatan tersebut. Berdasarkan pantauan Kompas.com, tinggi genangan air di depan kantor ini sekitar 30 sentimeter, sementara ketinggian genangan di permukiman warga adalah 1-2 meter

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 24, 2014

Jakarta, 24 Desember -  Pekerjaan pembangunan 50 unit hunian tetap (huntap) relokasi warga Sinabung sudah selesai 92,7 persen. Target 50 unit huntap selesai hingga akhir tahun 2014, akan tercapai setelah semua pihak bekrja keras.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangannya seperti dilansir laman Tribunnews, menyebutkan,  pembangunan jalan menuju lahan relokasi juga sudah hampir selesai di tahap pertama. Jika sebelumnya masih berupa jalan rusak, semak belukar dan hutan, saat ini sudah menjadi jalan yang dapat dilalui kendaraan.

Rencana penyelesaian 370 unit huntap untuk warga 3 desa yaitu Desa Sukameriah, Desa Simacem, dan Desa Bekerah akan diselesaikan pada tahun 2015. Bukan hanya rumah saja tetapi juga pembangunan infrastruktur, ekonomi produktif, sosial budaya, dan lintas sektor.
 
Sementara itu aktivitas Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Status Siaga (level 3). Pada selasa (23-12-2014) telah terjadi 64 guguran dan 3 kali luncuran awan panas  guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 1.000-2.500 meter ke arah Tenggara.Tinggi kolom abu awan panas 500 meter. Teramati guguran lava dari puncak sejauh 500-700 meter ke arah Tenggara.
 
Jumlah pengungsi 2.443 jiwa atau 795 KK yang tersebar di 7 titik pengungsian. Pengungsi beradal dari dua desa yaitu Desa Sigarang-garang dan Desa Sukanalu, Kecamatan Namanteran. Kebutuhan logistik pengungsi mencukupi, kesehatan terlayani, pendidikan lancar, dan sarana prasana aman. Saat ini para pengungsi menyiapkan perayaan Natal di pengungsian.(Tn/Gs).

 

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on December 23, 2014

Jakarta, 23 Desember - Deputi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan urusan Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial, Willem Rampangille memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pasca Bencana Erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Rakor bertujuan untuk mengkoordinasikan dan mensinkronkan berbagai program Rehab-Rekon yang dijalankan Kementerian/Lembaga terkait dengan percepatan Rehab-Rekon pasca bencana erupsi Gunung Sinabung.

Oleh humas on December 20, 2014

Jakarta, 20 Desember - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kesenjangan pendidikan akan menimbulkan ketidakadilan sehingga pemerintah perlu memberikan anggaran dan perhatian besar di samping terus menyebar guru ke seluruh pelosok daerah.
"Negara sebenarnya beri perhatian pendidikan besar mengingat 20 persen anggaran pemerintah digunakan untuk pendidikan," kata Jusuf Kalla saat melepas 52 pengajar muda angkatan IX dari Gerakan Indonesia Mengajar di Kantor Wapres Jakarta, Jumat (19/12/2014).
Hadir dalam acara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Pages

Subscribe to RSS - Bencana dan Kerawanan Sosial