Oleh humas on October 17, 2018

Jakarta (17/10) – Untuk mewujudkan fasilitas umum ramah disabilitas, pemerintah harus bersinergi dengan para penyandang disabilitas. Dengan begitu, aspirasi dan keinginan mereka dapat terwujud.

Dalam program Lunch Talk Berita Satu TV, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK TB. Achmad Choesni mengatakan tidak mungkin untuk mewujudkan fasilitas umum ramah disabilitas tanpa melibatkan para penyandang disabilitas. Menurutnya dengan mendengarkan pendapat mereka, maka akan lebih mudah mewujudkan fasilitas umum ramah disabilitas yang sesuai dengan keinginan mereka. 

Kemenko PMK sendiri sebutnya telah lama melakukan fungsi Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian (KSP) dengan para mitra disabilitas. Salah satunya ialah dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI). Dengan PPDI, Choesni mencontohkan, pihaknya kerap merencanakan serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan maupun persoalan penyandang disabilitas. Bahkan bersama Bappenas dan PPDI, Kemenko PMK juga terlibat dalam penyusunan Rencana Induk Pembangunan Inklusif Disabilitas (RIPID). 

Yang tak kalah pentingnya juga, untuk mewujudkan fasilitas umum ramah disabilitas, masyarakat juga harus diedukasi bagaimana memahami hak-hak penyandang disabilitas. Sudah menjadi rahasia umum, fasilitas umum ramah disabilitas kerap diserebot oleh mereka yang bukan penyandang disabilitas. Sebut saja seperti parkir gedung untuk penyandang disabilitas hingga kursi prioritas di busway dan kereta api. Bagaimana memelihara fasilitas umum ramah disabilitas juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan stakeholder terkait. 

Ditambahkannya, selain menjalin kerjasama dengan para mitra disabilitas, untuk mewujudkan fasilitas umum ramah disabilitas juga harus bersinergi dengan pemerintah daerah. Pemerintah daerah, bagaimanapun harus didorong untuk menyediakan fasilitas umum ramah disabilitas di wilayahnya masing-masing. 

Sebelumnya, saat meninjau meninjau fasilitas penunjang untuk penyandang disabilitas di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat Presiden Joko Widodo mengharapkan fasilitas memadai untuk penyandang disabilitas tersedia di semua daerah, apalagi setelah gelaran Asian Para Games. "Kami ingin dorong semua provinsi, kota, kabupaten juga ramah terhadap disabilitas," ujar Presiden.

Selain menghadirkan Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK TB. Achmad Choesni sebagai narasumber, program Lunch Talk Berita Satu TV juga menghadirkan Mahmud Fasa, Wakil Ketua PPDI. PS