Oleh humas on January 11, 2020

Foto : 

  • Kristian Suryatna

Jakarta (10/1) -- Kementeriaan Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) mengadakan perayaan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 pada hari Jumat malam (10/1) di Aula Heritage Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat. 

Menko PMK Muhadjir Effendy turut hadir dalam perayaan Natal dan Tahun Baru di lingkup yang diikuti keluarga besar Kemenko PMK yang beragama Kristiani. Menko PMK mengucapkan selamat kepada pegawai Kemenko PMK yang merayakan Natal. 

"Semoga perayaan Natal ini akan membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi segenap umat Kristiani yang merayakannya. Sekaligus dapat memberikan semangat dan harapan baru untuk membangun hari esok yang lebih baik bagi kitabagi seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia tercinta di tahun 2020 yang penuh berkat rahmat Tuhan," ucap Menko PMK dalam sambutan.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Beragam suku, agama, etnis, bahasa dan budaya ada di Indonesia. Menko PMK berpesan, dalam menghadapi kemajemukan itu adalah dengan membangun kebersamaan serta saling menghargai perbedaan. 

"Kemajemukan bangsa harus kita sikapi dengan penuh rasa syukur. Keragaman yang kita miliki harus kita terima sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa," sambungnya.

Sebagai anugerah dari Tuhan, kemajemukan bangsa menurut Menko PMK perlu dijaga. Hal tersebut penting untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tetap utuh serta menjadi tempat yang Layak dihidupi bersama.

"Oleh karena itu, untuk menjaga keragaman di atas, harus dilandasi dan diawali dengan kedamaian yang harus kita wujudkan bersama serta dibentuk dari kedamaian di dalam diri kita masing-masing yang kita yakini berasal dari Tuhan Yang Maha Esa," tutup Muhadjir.

Perayaan Natal di kalangan pegawai Kemenko PMK ini merupakan perayaan yang diinisiasi oleh Menko PMK Muhadjir Effendy. Dalam kesempatan ini, Menko PMK juga memberikan bantuan berupa uang tunai kepada 4 panti asuhan yang diundang Kemenko PMK, yaitu Yayasan Vincentius Putra, Yayasan Vincentius Putri, Panti Asuhan Bersinar, dan Yayasan Pendidikan Dwituna Raniwala.

Perayaan Natal kali ini mengangkat tema "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang," mengutip surat Yohannes 15: 14-15. Pelayan Firman diisi oleh Pdt. Ridwan Hutabarat dan pesan Natal disampaikan oleh RD. Johan Ferdinand Wijshijer

Johan menyampaikan pesan bahwa segala sesuatu tidak ada yang tidak mungkin bisa dilakukan, termasuk menciptakan kehidupan bersahabat dengan sesama manusia dan umat di Indonesia untuk menciptakan kehidupan Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut adalah berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kategori: