Oleh humas2 on October 30, 2016

Jakarta (30/10) – Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Haswan Yunaz, pagi tadi menghadiri “Festival Bocah Cilik“ di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Acara diawali dengan pembukaan dan penampilan polisi cilik yang dilanjutkan dengan talkshow revolusi mental bersama Kemenko PMK. Dalam talkshow revolusi mental, Haswan memberikan edukasi dan orientasi kepada anak-anak yang hadir. “Revolusi mental adalah bagaimana mengubah cara pikir, sikap, dan perilaku menjadi lebih maju dan modern, sedangkan ciri-ciri orang modern menurut Haswan yaitu dia dapat dipercaya, mempunyai integritas yang tinggi, mempunyai kejujuran, mempunyai rasa hormat yang tinggi, disengangi oleh teman-temanya. Sedangkan orang yang mempunyai semangat revolusi mental itu, meliputi memiliki semangat etos kerja yang tinggi, pantang menyerah, dia orang yang bergotong royong dan bekerja sama, disiplin.”

Haswan juga mengajak anak-anak untuk menumbuhkan semangat revolusi mental. “Revolusi mental memang harus ditanamkan sejak kecil,” sambung Haswan lagi. Di akhir sambutanya, Haswan mengajak anak-anak setelah acara selesai untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena membuang sampah pada tempatnya merupakan praktik-praktik dari semangat revolusi mental.

Harapan Haswan dalam acara festival bocah cilik ini adalah agar anak-anak selalu bersemangat, dan berani bermimpi, karena dengan bermimpi kalian akan mengetahui cita-cita yang akan kalian capai nantinya, teruslah berjuang, disiplin, jujur dan kerja keras. (gun)

Categories: