Oleh humas2 on November 16, 2016

Belitung, (12/11) – Deputi Koordinasi Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Kementerian Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sujatmiko mengatakan bahwa Kekerasan terhadap perempuan dan anak dewasa ini semakin marak dan menghawatirkan banyak pihak. Hal tersebut disampaikannya saat konferensi pers seusai acar kampanye “Jelajah Three Ends” (TRENDS) di Kabupten Belitung, Prov. Bangka-Belitung (12/11). 

Modus operandi pelaku kekerasan, lanjut Sujatmiko, terutama kejahatan seksual, semakin brutal dan luar biasa, telah melanggar hukum, dan juga menyentuh rasa kemanusiaan serta keadian sosial.  Oleh karena itu diperlukan upaya yang luar biasa pula dalam melakukann pencegahan dan penanganan korban, yang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Ini adalah langkah strategis yang ditempuh terkait mengkampanyekan program Unggulan  “ Three Ends” yaitu : 1) Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak; 2) Akhiri Perdagangan Orang; dan 3) Akhiri Kesenjangan Ekonomi bagi perempuan,” kata Sujatmiko.

Menurut Sujatmiko, Jelajah “Three Ends “ di Kabupaten Belitung Provinsi Babel dilaksanakan pada 11 -12 November 2016, adalah yang ke-2 setelah dilaksanakan di Halmahera Barat bulan Oktober yang lalu,. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Bupati Kepala Daerah dan Ketua DPRD Halmahera Barat, Kepala Badan PP Provinsi Maluku Utara dan Kab. Halmahera Barat, termasuk pemenang lomba baca puisi di Halmahera Barat (M. Syarif), Plt. Gubernur Bangka Belitung, Bupati dan Wakil Bupati dan Ketua DPRD Belitung dan Nara Sumber (Kepala Sekolah SMA3 Jakarta dan Kepala LPA Palembang).

Jelajah Three Ends, menurut Sujatmikoa bertujuan untuk menyebarluaskan informasi program Three Ends kepada masyarakat, meningkatkan pemahaman perempuan dan anak dari kekerasan dan perdagangan orang serta mendorong terwujudnya kesamaan akses ekonomi terhadap perempuan.

“Kegiatan ini sangat efektif dapat menjangkau masyarakat sangat luas lebih kurang 7.500 orang peserta, melibatkan Badan PP Provinsi dan Kabupaten Kota Wilayah Barat, Forum Anak, motivator yang telah sukses, Aparat daerah setempat,LSM, Ormas, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Akademisi, Dunia Usaha, Organisasi Pemuda, Organisasi Perempuan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Belitung, Provinsi Babel.

dengan acara yang dirangkai menggunakan metode kegiatan yang santai yang diawali  lomba melukis, membuat poster, seminar, baca puisi, musik (nada bicara) dan tarian, gerak jalan santai serta dialog dengan masyarakat desa yang semuanya dilakukan terkait tema Three Ends,”jelas Suajtmiko.

Dijelaskan Sujatmiko, bahwa sebelum puncak acara, yaitu pada 11 November 2016, dilaksanakan kegiatan Seminar Three Ends, dan pencanangan Three Ends oleh Menteri PP PA Yohana Yembise, dilanjutkan kunjungan ke 3 desa yaitu : Kampung Ide 1 Desa Air Saga, Kampung Ide 2 Desa Air Merbau, dan Kampung Ide 3 Desa Lesung Batang, Kabupaten Belitung.

Pada acara puncak tanggal 12 November 2016, diawali dengan gerak jalan santai diikuti oleh peserta lebih kurang 7.500 orang, berjalan arak-arakan dari pantai Tanjung Pendam mengelilingi Kota Tanjung Pandan kembali menuju pantai Tanjung Pendam sambil menyanyikan “Mars 3 Ends”. Acara ini meriah dan berjalan cukup efektif.

Jelajah “Three Ends “atau disingkat “ TRENDS “ ini dibuka secara resmi oleh Menteri PP dan PA , mewakili Menko PMK pada pukul 12.35 – 12.40, yang sebelumnya diawali dengan sambutan Ketua Komisi VIII dan Plt. Gubernur Bangka Belitung. Pada kesempatan ini Menteri PP-PA juga memberikan penghargaan kepada pemenang lomba poster dan melukis. Acara diselingi dengan pembagian doorprize kepada masyarakat. 

Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi oleh Bupati Belitung, dengan beberapa hal yang disampaikan antara lain : memastikan Kab. Belitung menjadi Kabupaten Layak Anak; semua sekolah di Kab. Belitung menjadi Sekolah Ramah Anak; PATBM dan program Berlian untuk mengakhiri eksploitasi, diskriminasi dan perdagangan anak; menciptakan lingkungan bebas asap rokok dan miras; mengembangkan industri rumahan, dan melanjutkan Jelajah 3 Ends untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Jelajah Three Ends ini pertama kali dilaksanakan pada tanggal 14 -15 Oktober 2016 di Jailolo Kab. Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara (80.000 peserta), selanjutnya di Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung pada tanggal 11-12 November 2016 ( lebih 7.500 peserta), dan berikutnya akan dilaksanakan di Bandung Jawa Barat pada tanggal 19 - 20 November 2016.