Oleh humasnew on March 02, 2018

Jakarta (28/02) — Pemerintah akan membidik kampus, pesantren hingga desa sebagai media mengembangkan kewirausahaan pemuda. Demikian terungkap dalam Rakornis Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di Kemenko PMK, Jakarta, Jumat lalu. 

Plt.Deputi Bidang Kordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida dalam pengarahannya mengatakan, berbagai upaya akan dilakukan pemerintah demi mengembangkan kewirausahaan di kalangan pemuda. Mulai dari solusi hingga koordinasi dengan kementerian lain untuk mencapai target kewirausahaan pemuda yang telah ditetapkan. Shuida berharap semua stakeholder terkait dapat bekerjasama agar program pengembangan kewirausahan pemuda berjalan sesuai target.

Pemerintah, sebutnya juga akan melakukan sosialisasi kewirausahaan sekaligus memberikan pelatihannya di kampus, pesantren hingga desa di seluruh Indonesia. Adapun target yang ingin dicapai ialah menanamkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda berusia 16 tahun. Dengan begitu, pada saat mereka berusia 30 tahun telah mengetahui arah masa depannya. “Proses membangun karakter ini mempunyai tujuan agar pemuda Indonesia menjadi pemimpin masa depan,” ujar Shuida. 

Rakornis ini juga membahas tentang strategi pencapaian Nasional dalam meningkatkan jumlah wirausaha baru melalui program pusat dan daerah secara komulatif. Termasuk pembahasan draft RUU Kewirausahaan Nasional yang hingga kini masih proses legislasi.