Oleh humas on May 07, 2018

Pangkal Pinang (07/05) – Berkaitan dengan penyelenggaraan Kemah Nasional Konselor Sebaya Berbasis Revolusi Mental dari 7 hingga 11 Mei 2018 di Bangka, Kemenko PMK menyelenggarakan pembekalan bagi para pesertanya.

Pembekalan Master of Training Revolusi Mental melalui pembentukan keluarga yang berkarakter ini berlangsung dari 7-8 Mei 2018 di Novotel Hotel, Pangkal Pinang. Agenda ini menyasar kepada para pengelola/konselor sebaya/pendidik Sebaya Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja  dari 34 Provinsi di Indonesia.

Dalam laporannya di pembukaan pembekalan Master of Training Revolusi Mental, Asisten Deputi Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Kemenko PMK Wahyuni Tri Indarty mengharapkan melalui kegiatan Master of Training Revolusi Mental dapat membentuk remaja sebagai agen perubahan dan penggerak Revolusi Mental di dalam keluarga dan masyarakat. Dengan begitu, jelasnya, akan tercipta gerakan Revolusi Mental yang massive dan berkelanjutan.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Pembangunan dan Kesra Bangka Belitung, Haryoso, mengatakan bahwa tingginya pernikahan dini di Bangka Belitung tidak boleh disepelekan. Hal tersebut merupakan pekerjaan rumah bagi pemerintah provinsi. Haryoso berharap para konselor dapat mengikuti Master of Training ini dengan sebaik-baiknya. Kelak, ilmu yang diperoleh dapat ditransfer kepada remaja lainnya.

Senada dengan Haryoso, Deputi KSPK BKKBN M Yani mengharap setelah kegiatan Master of Training ini para konselor bisa menularkan ilmu yang diperoleh kepada para remaja lain. “Jadi acara ini sangat penting bagi bangsa. Saya sangat mengapresiasi Kemenko PMK dan Pemprov Babel,” ujarnya seraya membuka kegiatan Pembekalan Master of Training Revolusi Mental.

Master of Training Revolusi Mental melalui pembentukan keluarga yang berkarakter ini menghadirkan narasumber dari Pokja Revolusi Mental yang diantaranya, Ketua Pokja Revolusi Mental Arief Budimanta dan Anggota Pokja Revolusi Mental Prasetijono Widjojo.

Kemah Nasional Konselor Sebaya Berbasis Revolusi Mental dari 7 hingga 11 Mei 2018 di Bangka.  Kegiatan ini hasil kerjasama Kemenko PMK bersama BKKBN dan Pemprov Bangka Belitung (Babel). Adapun temanya yaitu, “Generasi Berencana (GenRe) : Generasi Cerdas, Aktif dan Kreatif”.

Setelah menjalani pembekalan Master of Training Revolusi Mental, rencananya para peserta Kemah Nasional Konselor Sebaya Berbasis Revolusi Mental 2018 akan melakukan kegiatan di  Bumi Perkemahan Hutan Pelawan Kecamatan Namang,  Kabupaten Bangka Tengah dari tanggal 9 Mei hingga 11 Mei 2018. Di lokasi ini mereka akan melakukan berbagai macam kegiatan mulai dari senam, penyuluhan, diskusi hingga deklarasi remaja. 

Dipilihnya Provinsi Bangka Belitung sebagai tuan rumah Kemah Nasional Konselor Sebaya Berbasis Revolusi Mental 2018 bukan tanpa alasan. Berdasarkan data DP3ACSKB Prov. Kep. Babel, Provinsi Kep. Bangka Belitung merupakan provinsi dengan persentase pernikahan usia dini ke- 4 tertinggi di Indonesia. Jumlah remaja sebesar 27,19 % dari jumlah penduduk Bangka Belitung sebanyak 1.343.881 jiwa juga menjadi alasan tersendiri. PS

Categories: