Oleh humas on November 08, 2016

Jakarta (08/11) – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) hari ini memberikan penghargaan kepada 18 orang Duta Inklusi 2016 dalam acara Forum Nasional Program Peduli yang pada tahun ini berthema ‘Mewujudkan Indonesia Yang Setara Dan Semartabat.’

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Sandra Hamid dari The Asia Foundation, Fleur Davies dari Australian Government, dan akhirnya secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Kemenko PMK, I NyomanShuida.

Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Forum Nasional Program Peduli yang berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 8 - 9 November 2016. Program Peduli dikelola oleh The Asia Foundation dan bermitra dengan tujuh lembaga masyarakat sipil, yaitu PKBI, Lakpesdam PB NU, Satunama, SAMIN, LPKP, Indonesia untuk Kemanusiaan dan Kemitraan. Program Peduli merupakan kelanjutan program PNPM Peduli yang menggunakan pendekatan “Inklusi Sosial” sebagai usaha untuk memberdayakan masyarakat marjinal, meningkatkan kesejahteraan, dan memberantas kemiskinan.

Dalam pelaksanaannya, Program Peduli bermitra dengan lembaga masyarakat sipil untuk menjangkau penerima manfaat yang selama ini mengalami pengucilan dari program-program Pemerintah yang disebabkan oleh adanya diskriminasi. Terdapat enam kelompok sasaran Program Peduli yaitu kelompok orang dengan disabilitas (difabel), kelompok anak dan remaja rentan, kelompok masyarakat adat/ lokal terpencil yang sumber daya alamnya terancam, kelompok agama/ keyakinan yang mengalami inteloransi dan kekerasan, kelompok korban pelanggaran berat HAM dan kelompok waria.

Para Duta Inklusi dianggap telah menunjukkan peran nyata dalam mendorong dan menghadirkan rasa kemanusiaan bagi kelompok-kelompok orang yang selama ini mengalami pengucilan akibat diskriminasi dan prasangka. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi banyak orang untuk sama-sama dapat melakukan hal serupa dalam mewujudkan Indonesia yang setara dan semartabat.
Selain Duta Inklusi, Forum Nasional Program Peduli ini juga menghadirkan Bupati Kab Sigi, Bupati Kab Mentawai, Bupati Kab Sikka, Bupati Kab Lombok Timur, serta Wakil Bupati Sumba Timur. Setelah pemberian penghargaan, acara dilanjutkan dengan diskusi cerita perwakilan tujuh orang Duta Inklusi yang menghadirkan Balquez Manisang, Presenter salah satu TV swasta di Indonesia yang membicarakan mengenai pengalaman mereka mendampingi komunitas/ kaum terpencil dan terpinggirkan.

Untuk meningkatkan budaya baca masyarakat terpencil dan terpinggirkan, The Asia Foundation juga membawa sekitar 100 koleksi buku bacaan dewasa dan anak-anak yang secara gratis dibagikan pada institusi untuk ditempatkan di perpustakaanmasing-masing institusi hanya dengan syarat mengisi form, sedangkan untuk buku bacaan anak-anak, The Asia Foundation berharap, buku-buku itu dapat dibagikan kepada anak-anak terpencil dan terpinggirkan. (olv)