Oleh humas on March 19, 2018

Jakarta (19/03) – Kemenko PMK menjalankan fungsi Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian (KSP) terkait kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) dalam penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada satuan pendidikan baik jalur formal maupun non formal di lingkungan Kemenag. 

Fungsi KSP tersebut diwujudkan Kemenko PMK dalam Rapat Koordinasi PPK pada satuan pendidikan di lingkungan Kemenag di Grand Mercure, Jakarta hari ini (Senin). Rakor ini sendiri dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono. Pada kesempatan itu Agus memaparkan betapa pentingnya implementasi PPK di lingkungan pendidikan Kemenag. Menurutnya, pembangunan SDM merupakan pondasi pembangunan bangsa. Karenanya PPK dirasa perlu diimplementasikan. Implementasi itu juga untuk menuju generasi emas 2045 dengan dibekali keterampilan abad 21. Selain itu juga untuk membekali siswa menghadapi kondisi degradasi moral, etika dan budi pekerti. “Pendidikan adalah ujung tombak revolusi mental,” tegasnya. 

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menjelaskan, PPK pada lingkungan pendidikan Kemenag dilaksanakan dengan tidak menambah mata pelajaran/ mata kuliah tersendiri. PPK pada lingkup Kemenag, sebutnya, akan dilaksanakan pada tahun ajaran 2018/2019 di beberapa lokasi piloting. Kamaruddin pada kesempatan ini juga menjelaskan perlunya MoU antara Kemenag dengan Kemendikbud dan Kemendagri tentang Kerjasama Penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam pada sekolah sebagai Implementasi PPK. Termasuk MoU antara Kemenko PMK, Kemenag, Kemendikbud dengan Kemenko Polhukam tentang Pemahaman Saber Pungli pada Lembaga Pendidikan. 

Berdasarkan hasil Rakor Eselon II tanggal 6 maret 2018 tentang identifikasi permasalahan penyelenggaraan PPK pada satuan pendidikan di lingkungan Kemenag, kebijakan tentang penyelenggaraan PPK tengah disusun melalui Peraturan Menteri Agama (PMA). Kemenag juga segera menyusun buku panduan untuk guru, juga akan segera melakukan sosialisasi/ pelatihan kepada guru terkait PPK. 

Hadir dalam Rakor PPK pada satuan pendidikan di lingkungan Kemenag kali ini, Asisten Deputi Bidang Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenko PMK Sahlan, Dirjen Bimas Katolik Kemenag Eusabius Binsasi serta Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhamadiyah Amin. Selain itu, juga hadir, Direktur Pendidikan Kristen Kemenag Pontus Sitorus, Direktur Pendidikan Hindu Kemenag Ida Bagus Gede Subawa serta Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Kemenag Supriyadi. PS

Categories: