Oleh humasnew on March 08, 2018

Jakarta (08/03) – Pemerintah melalui Kemenko PMK akan menyelenggarakan Pekan Lansia Indonesia 2018 di Jakarta. Acara ini merupakan rangkaian dalam memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Maret.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Launching Acara Pekan Lansia 2018 hari ini (Kamis), Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK Tb A.Choesni mengatakan, Rakor ini untuk menindaklanjuti surat Ketua Dewan Pembina Yayasan Swastivarna kepada Kemenko PMK terkait penyelenggaraan Pekan Lansia Indonesia 2018.

Surat itu berisi usulan Yayasan Swastivarna guna menggalang dukungan nyata peringatan HLUN 2018 yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2018. Sekaligus untuk menggalang, pengarusutamaan isu lansia dan kelanjutusiaan secara terintegrasi, holistik, dan berkelanjutan melalui Pekan Lansia Indonesia 2018. Menurutnya, hasil dari Rakor ini kelak akan dilaporkan kepada pimpinan.

Pekan Lansia Indonesia 2018 sendiri merupakan kerjasama antara Kemenko PMK dengan Yayasan Swastivarna. Adapun maksud penyelenggaraan Pekan Lansia Indonesia, mengubah sikap mental untuk lebih peduli terhadap upaya peningkatan kesejahteraan lansia. Sementara tujuannya, sebagai kesamaan persepsi untuk mengubah stigma negatif terhadap lansia. Termasuk dukungan dan kerjasama dalam Pekan Lansia Indonesia 2018. 

Yayasan Swastivarna ingin mengajak publik melalui Pekan Lansia Indonesia 2018, perubahan pola seremonial sesaat dan ekslusif saat peringatan HLUN menjadi pola ‘from event to history’ dan inklusif. Karena itu, nantinya bentuk kegiatan Pekan Lansia Indonesia 2018 akan terdiri dari Seremonial, Penghargaan, Pelayanan, Pameran, Lomba, Hiburan, Dialog Publik dan Seminar.

Jika tak ada aral melintang, Pekan Lansia Indonesia 2018 akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Sementara, Launching Pekan Lansia Indonesia 2018 akan dilakukan di Gedung Heritage Kemenko PMK, Jakarta pada 15 Maret 2018. PS