Oleh humas on August 10, 2018

Jakarta (10/8) - Staf Ahli Menko PMK bidang Sustainable Development Goal's (SDGs), Ghafur Dharmaputra memandu Diskusi Kelompok Terarah terkait Kajian SDGs mengenai Pemberdayaan Perempuan. Diskusi dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jum'at (10/8).

Ghafur menyampaikan diskusi bertujuan mendapatkan masukan dalam menyusun strategi yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan. Strategi dikaitkan pada upaya penghentasan kemiskinan dan upaya peningkatan akses pendidikan dan kesehatan. 

Dalam paparannya, Ghafur membahas isu-isu perempuan dalam berbagai bidang pembangunan diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, kekerasan perempuan, pernikahan anak, ekonomi dan bidang politik. Kemiskinan perempuan berawal dari kurangnya kesempatan pendidikan dan kurangnya akses kesehatan. 

Pemberdayaan perempuan, kata Ghafur, merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan dengan peningkatan kapasitas perempuan. Menurutnya, bahwa peningkatan kapasitas perempuan dapat membantu meningkatkan kesehatan remaja putri, meningkatkan perlindungan perempuan terhadap kekerasan seksual dan perdagangan orang serta peningkatan untuk mandiri secara ekonomi. 

Turut menjadi nara sumber pada FGD tersebut Komisioner dari Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, dan Tenaga Ahli dari Kongres Wanita Indonesia. Peserta aktif diskusi terdiri dari wakil dari Kemenko Perekonomian, Kemdikbud, Kemkes dan wakil berbagai organisasi masyarakat sipil penggiat pemberdayaan dan perlindungan perempuan. (Sumber: SAM SDGs)

Categories: