Oleh humas2 on October 15, 2016

Jakarta (14/10)--- Keasdepan bidang Koordinasi Pemberdayaan Kawasan Perdesaan pada Kedeputian bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan Kemenko PMK, pagi tadi menggelar rapat koordinasi yang membahas masalah pembangunan daerah tertinggal dan rencana untuk tahun 2017 mendatang. Rakor dipimpin oleh Asdep bidang Koordinasi Pemberdayaan Kawasan Perdesaan Kemenko PMK, Awal Subandar. Rakor dihadiri pula oleh perwakilan dari Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi RI; dan K/L terkait lainnya.

Sesuai mandat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam Peraturan Presiden No. 9 tahun 2015untuk menyelenggarakan fungsi koordinasi, sinkronisasi perumusan kebijakan dan pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pemberdayaan masyarakat, desa dan kawasan, kemudian ditetapkan target nasional capaian pembangunan kawasan tertinggal. Target itu antara lain mengurangi kesenjangan antara perkotaan dan perdesaan dilaksanakan melalui penguatan sedikitnya 39 Pusat Pertumbuhan atau Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) atau Pusat Kegiatan Lokal (PKL); pengentasan Daerah Tertinggal  sebanyak 80 Kabupaten dari 122 Kabupaten (Peraturan Presiden Nomor 131 tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal tahun 2015-2019); dan target 5.000 Desa Tertinggal menjadi Desa Berkembang serta 2.000 Desa Berkembang menjadi Desa Mandiri.

Melalui pendekatan partisipatif sepertimengintegrasikan berbagai kebijakan, rencana, program, dan kegiatan para pihak pada kawasan yang ditetapkan, pembangunan kawasan perdesaan diharapkan mampu mempercepat dan meningkatkankualitas pelayanan, pengembangan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat desa.Adapun target nasional yang ingin dicapai di tahun 2017 yaitu rata-rata pertumbuhan ekonomi di daerah tertinggal dapat mencapai angka 7,17 persen; persentase penduduk miskin di daerah tertinggal mencapai 14,9 persen; dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah tertinggal mencapai angka 68,8. (IN)

 

 

Categories: