Oleh humas on October 31, 2018

Jakarta (31/10) --- Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb. Ahmad Choesni, pagi ini membuka rapat koordinasi tindak lanjut Sistem Informasi Manajemen (SIM) Program Keluarga Harapan (PKH). Rakor bertempat di ruang rapat Hotel Haris Vertu, Jakarta.

Choesni mengungkapan bahwa progres SIM PKH dilakukan untuk mendukung perubahan skema bantuan menjadi Non Flat serta meningkatkan verifikasi terkait dengan indikator Program untuk hasil (P for R). Pengembangan aplikasi E-PKH 2018 juga diperlukan antara lain untuk menyinkronisasi antara pusdarin, himbara dan K/L lainnya; mendukung perhitungan Bansos Flat dan non float  (multi schema); system persetujuan dari tingkat Kabupaten/Kota sampai Pusat; pemantauan/monitoring bisnis proses lebih detail; otomatis dalam pembuatan form, SK, berita acara, laporan; memiliki datawarehouse dan dashboard; penggunaan android untuk alat entry dan bisa dioperasikan offline; memiliki pencatatan riwayat transaksi; manajemen user, dan  security access serta enkripsi data yang baik.

Diakhir rakor diharapkan agar diadakannya rakornis lanjutan guna membahas Pedum PKH 2019 dengan memprioritaskan modul yang mendukung PKH skema non flat. Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kemensos, Kemenag, Kemenkes, TNP2K, Bapennas dan perwakilan lainnya.