Oleh humas on March 15, 2018

Jakarta(15/03)—Hari ini, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan peluncuran Pekan Lansia 2018. Kemenko PMK mendukung upaya Yayasan Swastivarna sebagai satu organisasi masyarakat yang bergerak di bidang lelanjutusiaan untuk melaksanakan Pekan Lansia 2018. Upaya ini diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam rangkaian kegiatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Maret. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran seluruh komponen bangsa dalam rangka memberikan perlindungan dan pemberdayaan lansia melalui inovasi dan kreatifitas untuk pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya kelompok lanjut usia (Lansia). Pekan lansia ini akan diselenggarakan pada tanggal 8-10 Mei 2018 di Jakarta Convention Center. 

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Sesmenko PMK) YB. Satya Sananugraha, yang dalam kesempatan ini mewakili Menko PMK Puan Maharani, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak baik dari unsur pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan ini. “Saya menyambut baik dan menganggap penting peluncuran pekan lansia ini karena memberikan penghormatan kepada lanjut usia tidak hanya merupakan bagaian dari budaya bangsa tetapi juga sebagai penghargaan terhadap prestasi, dan pengabdian yang telah mereka berikan kepada keluarga, masyarakat dan lansia”, tutur Sesmenko PMK pada sambutannya. 

“No One Left Behind: Promoting a Social Proctection for All” merupakan tema dari kegiatan Pekan Lansia Indonesia 2018 yang didalamnya memiliki beberapa tujuan yaitu, pengarusutamaan isu isu lansia dan kelanjut usiaan; mengubah sikap mental untuk lebih peduli terhadap upaya peningkatan kesejahteraan lansia; keterpaduan langkah dan strategi yang lebih terintegrasi, holistic, dan berkesinambungan; serta mengubah pola peringatan hari lanjut usia nasional dari event menjadi hstory. 

“Dengan tema tersebut saya berharap agar dapat dibagun spirit untuk meningkatkan kepedulian kepada para lanjut usia, yaitu melalui berbagai upaya dan kebijakan agar masyarakat untuk selalu menghargai keberadaan lanjut usia.” Harap Sesmenko PMK. Yayasan Swastivarna ingin mengajak publik melalui Pekan Lansia Indonesia 2018, perubahan pola seremonial sesaat dan ekslusif saat peringatan HLUN menjadi pola ‘from event to history’ dan inklusif. Bentuk kegiatan Pekan Lansia Indonesia 2018 akan terdiri dari Seremonial, Pameran, Inovasi Pelayanan Lansia, Panggung dan Lomba Lansia, Penghargaan, Hiburan, Gelar Kuliner, Dialog Publik dan Seminar. Acara ini juga terbuka untuk umum.

Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, Kemenko PMK, Tb. Ahmad Choesni dalam pernyataannya mengatakan bahwa pemerintah sudah beberapa kali mengadakan persiapan untuk memastikan kegiatan Pekan Lansia Indonesia 2018 yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center. Choesni menambahkan,kegiatan ini erat kaitannya dengan perayaan Hari Lanjut Usia Nasional 2018 yang rencananya akan diselenggarakan di Yogyakarta. “Hari lanjut usia di rayakan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi lanjut usia sesuai dengan temanya yaitu lansia sejahtera masyarakat bahagia.” Tutur Choesni. 

Sesmenko berharap kepada Kementerian dan Lembaga yang tugas dan fungsinya terkait dengan lanjut usia untuk terus melakukan upaya-upaya terobosan yang berbasis masyarakat untuk mempercepat realisasi kebijakan lanjut usia. turut hadir dalam kesempatan ini para Deputi Kemenko PMK, Para Staf Ahli Kemenko PMK, Para Pejabat di lingkungan Kemenko PMK, Duta Lanjut Usia, Yayasan Swastivarna, dan Undangan lainnya.