Oleh humas on September 21, 2018

Belitung (21/09) – Kemenko PMK bersama Kementerian Luar Negeri dan Kementerian/Lembaga focal point Badan Sektoral Pilar Sosial Budaya ASEAN melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Sidang Senior Officials Commitee for ASCC (SOCA) ke-25 dan ASEAN Socio Cultural Community (ASCC) ke-20 dan Expert Sharing Forum Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pilar Sosial Budaya ASEAN. Rapat dilakukan untuk menyiapkan kertas posisi Indonesia dalam Sidang SOCA dan ASCC dan ajang Expert Sharing  agar proses penyusunan Rencana Aksi Nasional untuk pencapaian Cetak Biru Pilar Sosial Budaya ASEAN 2025 dapat terlaksana dengan baik.

Pertemuan dibuka oleh Seskemenko PMK yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Kemenko PMK, Yohan. Dalam sambutannya Seskemenko PMK menyampaikan bahwa Sidang SOCA dan ASCC akan dibahas isu-isu terkait Sosial Budaya ASEAN diantaranya informasi, lingkungan hidup, tenaga kerja, kesejahteraan sosial, disabilitas dan kesehatan.

Sidang SOCA ke-25 dan Sidang ASCC ke-20 akan diselenggarakan secara back to back di Singapura pada tanggal 30 September – 4 Oktober 2018 dimana akan dibahas 6 dokumen yang akan di-adopt dan 7 dokumen yang akan di-note para Leader pada KTT ke-33 tanggal 11-15 November 2018.

Pada pemaparan para nara sumber, Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama menyampaikan proses penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Cetak Biru Pilar Sosial Budaya ASEAN. RAN merupakan dokumen yang memuat sasaran strategi dan fokus kegiatan prioritas rencana aksi nasional yang digunakan sebagai acuan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan implementasi Cetak Biru ASEAN 2025. Rencana Aksi Nasional (RAN) ASEAN disusun untuk memudahkan monitoring dan evaluasi implementasi Cetak Biru Pilar Sosial Budaya 2025. Direktur Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kemenlu menyampaikan Sosialisasi dan Tindak Lanjut Hasil First Working Group on Culture of Prevention dan Persipan 2nd ASEAN Youth Interfaith Camp, sedangkan Manager Sekretariat SDGs menyampaikan Pelaksanaan SDGs di Indonesia dan Penyusunan Rencana Aksi Nasional sebagai contoh penyusunan RAN Pilar Sosial Budaya Cetak Biru ASEAN 2025. Di akhir sesi dibahas penyusunan kertas posisi Sidang SOCA ke-25 dan ASCC ke-20. 

Rapat antara lain dihadiri oleh Direktur Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri, Riaz J.P. Saehu, Sekretaris Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Samsudin, dan perwakilan dari Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta PTRI ASEAN.

 

Categories: