Oleh humasnew on October 18, 2018

Jakarta (18/10)--- Menginjak 3,5 tahun pelaksanaan GNRM di Indonesia sesungguhnya telah banyak perubahan terjadi antara lain semakin baiknya pelayanan publik, tingkat disiplin ASN dan masyarakat, kemandirian bangsa, kebersihan lingkungan, serta semakin kokohnya NKRI di tengah terpaan berbagai ideologi dunia. Secara konkrit, keberhasilan Indonesia menjadi Tuan Rumah di ajang Asian Games dan Asian Para Games 2018 dengan torehan prestasi membanggakan itu adalah bukti nyata keberhasilan GNRM di Indonesia. Berbagai keberhasilan ini dapat menjadi pemicu agar sebagai bangsa yang besar, Kita lebih optimis dalam menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang dihadapi dalam rangka menunjukkan cita-cita dan tujuan bernegara. Untuk makin memantapkan capaian GNRM sebagai suatu gerakan nasional, Gugus Tugas GNRM yang berada di bawah koordinasi Kemenko PMK direncanakan menggelar Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN GNRM) pada 26 – 28 Oktober 2018 di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Harapannya, PKN GNRM ini dapat menjadi acuan bagi Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Dunia Pendidikan, dan Kelompok Masyarakat dalam pelaksanaan Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM) Tahun 2018 dan PKN-REVMEN Tahun 2018. Pemprov Sulut sendiri dalam rapat koordinasi teknis pelaksanaan PKN GNRM pada Rabu (17/10) diketahui sudah menginstruksikan jajarannya untuk mensukseskan acara PKNRM dan mengajak seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Utara, khususnya pemerintah dan warga Kota Manado bergotong royong terkait penyelenggaran hajatan ini. Keterlibatan masyarakat Kota Manado dalam PKRNM diharapkan nantinya membawa dampak positif dalam kesuksesan penyelenggaraan.

Terpilihnya Sulawesi Utara sebagai Tuan Rumah Penyelenggara, secara sosio-kultural, dapat dimaknai bahwa kemajemukan masyarakat Manado merupakan potret indah dalam merangkai keberagaman dan cerminan kehidupan inklusif yang melindungi minoritasBerbagai nilai kearifan lokal Minahasa "Si tou timou tumou tou"  yang artinya ‘Manusia baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia,’ tentu sangat sesuai dengan berbagai nilai luhur GNRM. Selain itu, posisi strategis Manado sebagai representasi Indonesia Timur jadi faktor penting untuk penyebaran implementasi lima Gerakan Nasional Revolusi Mental. Meski terpisah jauh secara geografis, tetapi tetap mewujudkan Indonesia bersatu, mandiri dan melayani. sejak 1 Oktober 2018, Pemprov Sulut sudah melakukan peningkatan kualitas pelayanan dalam Program “Rencana Aksi Nyata Sulut” yang di antaranya adalah Pembuatan E-KTP Bagi Pemilih (terutama pemilih pemula) di 15 Kabupaten/Kota Se-Sulut oleh Dukcapil; Pengurusan 1000 sertifikat tanah Bagi Masyarakat di 15 Kabupaten/Kota oleh ATR BPN; Pelayanan Pembuatan 500 SIM  dengan SIM Keliling; dan peningkatan Peningkatan Mall Pelayanan Publik oleh DPM PTSP di Kota di Bitung dan Tomohon. (*)

Categories: