Oleh humasnew on September 28, 2018

Jakarta (27/09)--- Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono, memimpin rapat koordinasi tentang penanganan Politeknik Olahraga Indonesia di ruang rapat lt.2 gedung Kemenko PMK, Jakarta, Rabu siang. Rakor dihadiri oleh Perwakilan Kemenpora, KemenPPN/Bappenas, Sekretariat Kabinet, dan para pejabat terkait di lingkungan Kemenko PMK. Agenda rakor hari ini yaitu Membahas Perkembangan Terkini Status Politeknik Olahraga Indonesia (POI). “Kami di Kemenko PMK dalam rapat ini coba menerima masukan sekaligus koordinasi intensif mengenai kelanjutan POI ini,” kata Agus mengawali pembukaannya.

Agus menambahkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai evaluasi proyek strategis nasional dan program prioritas nasional di provinsi Sumatera Selatan, Menko bidang pembangunan manusia dan kebudayaan diminta agar mengatur pengembangan Institut Olahraga Indonesia (IOI) diawali dengan konsep Politeknik di bawah koordinasi Kementrian Pemuda dan Olahraga.  

Sesuai dengan visinya, Politeknik Olahraga Indonesia (POI) didirikan untuk menjadi lembaga yang mampu menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional di semua bidang keolahragaan dalam rangka menuju prestasi emas keolahragaan Indonesia di tahun emas Indonesia pada 2045 nanti. Adapun misinya antara lain Mencetak tenaga-tenaga terampil dan profesional dalam bidang Keolahragaan sesuai dengan kebutuhan dalam Program Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Keolahragaan Indonesia (P4-KOR); Memenuhi kebutuhan Indonesia dalam penyediaan tenaga-tenaga terampil dan profesional dalam berbagai bidang keolahragaan secara berjenjang dan bertahap; Membantu setiap aspek yang diperlukan oleh para pelaku Keolahragaan Indonesia dalam Program Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Keolahragaan Indonesia (P4-KOR) melalui program pembelajaran di Perguruan Tinggi Keolahragaan; dan Menjadi Center of Exellent bagi Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Keolahragaan (P4-KOR) Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, hingga kini Kelembagaan POI di Kemenpora tidak mendapat rekomendasi dari  Kementerian PANRB, karena Menpora termasuk kementerian Kelompok III yang menangani urusan pemerintah dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi program pemerintah di bidang olahraga. Berdasarkan hal tersebut, sesuai karakteristik tugas dan fungsinya, Kemenpora lebih menekankan pada kebijakan dan koordinasi sistem keolahragaan dan tidak direkomendasikan untuk menyelenggarakan POI. Meskipun begitu, perkuliahan mahasiswa di POI terus berjalan. (*)

Categories: