Kesehatan

Oleh humas on April 15, 2015

Jakarta, 15 April, - Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Kesehatan selaku Sekretaris Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis (KNPZ) Dr.dr.Tb.Rachmat Sentika,SpA., MARS., (ketiga kanan) membuka secara resmi Rapat koordinasi Perlindungan masyarakat dari Ancaman Zoonosis, Rabu (15/4/2015) pagi di Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta. (Gs).
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Menko PMK didampingi Plt. Asdep Urusan Penguatan Pencegahan dan penanggulangan Penyakit  Nurbaeti Yuliana, SKM., M.Kes., (keempat kanan) sekaligus sebagai pimpinan Rakor.

Oleh humas on April 13, 2015

Jakarta, 13 April 2015 - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan Keynote Speakers dalam acara Workshop "Fostering Commitment and Leadership for Philanthropy’s Engagement in the Post-2015 Development Agenda for Indonesia" (Menumbuhkan Komitmen dan Kepemimpinan untuk Kerja sama Filantropi dalam Agenda Pembangunan Pasca-2015 di Indonesia), yang dilakukan atas inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kegiatan dilaksankan di Hotel Borobudur, Jakarta pada Senin (13/4/2015).

Oleh humas on April 01, 2015

Sukoharjo (01/04) – Kabupaten Sukoharjo adalah salah satu pusat jamu terbesar di tanah Jawa. Perkembangan jaman menuntut produk budaya ini tidak hanya sebagai ekspresi nilai tetapi juga dituntut dapat memiliki nilai ekonomis sehingga dapat bertahan dalam perkembangan dan tuntutan jaman.

Kunjungan kerja hari ini bertujuan agar semua pihak bersama-sama bersinergi menyelenggarakan program bersama yaitu Gerakan Masyarakat Usaha Berbasis Budaya (disingkat GEMA BERBUDAYA).

Oleh humas on April 01, 2015

Sukoharjo, 1 April 2015 - Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani (tengah) didampingi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yambise (empat kiri) dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Puspayoga (enam kiri) Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya (dua kanan) dan Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko PMK Wahnarno Hadi (dua kiri) minum jamu bersama ribuan pelajar di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu.

Oleh humas on March 31, 2015

Tawangmangu (31/03)--- "Gerakan minum jamu bersama yang sudah saya luncurkan dan terus berjalan di beberapa kementerian, ke depan (saya harapkan-red) tidak hanya sebatas acara seremonial saja tapi juga bisa makin membudaya. Saya juga mewacanakan agar setiap bandara kita ada gerai jamu, supaya jamu kita juga makin dikenal di dunia dan jadi identitas bangsa," demikian sambutan Menko PMK, Puan Maharani saat peluncuran lima jamu saintifik di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (BBPPTOOT) Kemenkes RI, Tawangmangu, Karanganyar, Jateng.

Oleh humas on March 31, 2015

Tawangmangu, 31 Maret 2015 - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (tiga kanan) didampingi Sesmenko PMK Sugihartatmo (kanan) meninjau fasilitas Lab Pascapanen Tanaman Obat dan Museum Jamu di Tawangmangu Jawa Tengah. (photo; ng/humas).

Oleh humas on March 31, 2015

Tawangmangu, 31 Maret 2015 - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (dua kiri ) bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tiga kiri) memanen tanaman obat di BPTO Kemenkes, Kab. Tawangmangu Jawa Tengah.

Acara yang dilanjutkan dengan meluncurkan lima jamu yang telah melalui program saintifikasi dan terbukti aman serta berkhasiat untuk dikonsumsi. "Peluncuran jamu saintifik ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan dan membudayakan jamu,"

Oleh humas on March 18, 2015

Jakarta, 18 Maret  - Pertemuan rombongan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dengan pemerintah dan perusahaan-perusahaan Jepang membahas berbagai peluang kerja sama. Selain dalam hal investasi, rupanya ada pula program peningkatan sumber daya manusia.
"Jadi kalau kita bangun pembangunan infrastruktur tapi kalau pembangunan sumber daya manusia itu belum mumpuni atau tak cukup tentu saja tak akan siap angkat Indonesia ke depannya. Saya sudah bicarakan dan pemerintah Jepang juga mendukung memang kerja sama Jepang-Indonesia ini akan lebih baik ke depannya," tutur Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani saat berbincang santai di Ruang Sakura Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Senin (16/3/2015) malam.
Menko PMK seperti dilansir situs Detik.com mengatakan bahwa fokus pembangunan sumber daya manusia saat ini adalah untuk tenaga pendidik, perawat, dan peneliti. Puan menambahkan bahwa saat ini tenaga perawat Indonesia banyak yang tak berstandard internasional sehingga seringkali ditolak oleh negara tujuan, termasuk Jepang.
"Itu yang harus dibenahi adalah sejak awal mereka datang memang harus di-training, paling tidak standar yang diinginkan Jepang ini juga kompetensi yang dikirim tenaga lain. Kita harus dorong mereka supaya punya standard internasional. Saya juga sudah bilang ke Kementerian Ristek dan Dikti bahwa bisa diberikan standard internasional. Ini mekanisme cerdas yang saya jalani, dengan mekanisme pendek sehingga bisa diterima di negara mana pun. Mereka yang sekolah di luar negeri ilmunya dipulangkan dulu ke Indonesia baru kita bisa kirim lagi pelajar ke luar negeri," ujar Menko PMK Puan Maharani yang turut mendampingi Wapres Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja di Jepang untuk menghadiri acara PBB yakni 'Third United Nations World Conference on Disaster Risk Reduction (WCDRR).
Hal ini pun dibenarkan oleh Wapres JK bahwa Jepang telah melirik Indonesia sebagai negara tujuan untuk investasi. Ke depannya, Jepang juga akan membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia.
"Di Jepang itu tak mudah juga masuk tenaga konstruksi karena masalah bahasa. Kita akan mulai karena Jepang mulai kekurangan tenaga. Bisa saja kalau perusahaan Jepang akan mencari subkontraktor yang baik apalagi perusahaan Jepang yang terbiasa di Indonesia," kata JK.
Sementara itu untuk tenaga perawat, JK meminta agar ada pelatihan sehingga perawat berstandard internasional. Senada dengan hal tersebut Asosiasi Pemerintah Propinsi Seluruh Indonesia (APPSI) telah meneken kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Gakken.
Gakken memiliki anak perusahaan yang bergerak di sektor kesehatan dan siap memberikan pelatihan. Kerja sama itu ditandatangani oleh Ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Ketua APPSI Anwar Adnan bersama pihak Gakken berbarengan dengan kunjungan kerja Wapres ke Jepang. (Gs)

 

 

 

 

 

Oleh humas on February 17, 2015

Global Nutrition Report (GNR) tahun 2014 merupakan seri pertama laporan tahunan yang menjelaskan kemajuan perbaikan gizi di seluruh dunia, mengidentifikasi hambatan dalam melakukan perubahan, menyoroti peluang dalam melakukan tindakan, dan memberikan kontribusi untuk memperkuat akuntabilitas gizi.Serial Laporan disusun berdasarkan komitmen penandatangan the Nutrition for Growth Summit (N4G) tahun 2013, termasuk Pemerintah RI.

Oleh humas on February 11, 2015

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, didampingi Kepala Badan POM Roy A. Sparringa dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, memberikan penghargaan Badan POM kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk kategori Partisipasi Aktif dalam pelaporan Efek Samping Obat (ESO) untuk mendukung Program Farmakovigilans di Indonesia, yang diadakan di Gedung Badan POM, Jl, Percetakan Negara, Rabu (11/02).

Oleh humas on February 09, 2015

Jakarta, 9 Februari - Menteri Koordinator Bidang Pembagunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Diseminasi Global Nutrition Report serta Puncak Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-55 tahun 2015 di Kantor Kemeterian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas di Jakarta, Senin (9/2). Hadir dalam acar tersebut Menteri PPN/Kepala Bappena, Andrianof Chaniago, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake, Tokoh Nasional Indonesia K.H. Sholahuddin Wahid serta para pejabat intansi terkait.

Oleh humas on February 06, 2015

Jakarta (06/02) – Kementerian Pemuda dan Olahraga menggelar acara minum jamu bersama di Halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2015). Acara tersebut dihadiri oleh para menteri Kabinet Kerja, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gusti Ngurah Puspayoga, dan Menteri Perindustrian Saleh Husein, selain tentu saja Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Oleh humas on February 06, 2015

Jakarta (06/02) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (3 kiri), Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (2 kanan), Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (kiri), Menteri Perindustrian Saleh Husein (2 kiri) bersama pejabat dan tamu undangan minum jamu bersama di lobi Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta. (fik)
 

Oleh humas on January 30, 2015

Jakarta, 30 Januari – Sesmenko PMK Sugihartatmo atas nama Kemenko PMK dengan  Jurgen Stetten (kanan) dari Direktur Departemen Asia dan Pasifik, Divisi Kerjasam Internasional Friedrich- Ebert-Stiftung (FES) melakukan penandatanganan MoU Saling Pengertian antara Kemenko PMK dengan Friedrich- Ebert-Stiftung (FES) tentang Program Kerjasama pembangunan, Jumat (30/1/2015) di kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta.

Dalam MoU tersebut dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama dan kolaborasi antara para pihak dalam mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Adapun tujuan MoU tersebut adalah untuk melakukan suatu kerjasama antara para pihak untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, sesuai dengan kebijakan dan strategi pembangunan serta implementasinya di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

Kerjasama pembangunan berkelanjutan ini antara dalam bidang, peningkatan sistem perlindungan sosial dan mendukung reformasi sistem jaminan sosial di Indonesia. Kedua, meningkatkan akses perempuan, pemuda, lanjut usia dan penyandang cacat atas kesejahteraan yang setara. Ketiga, mempromosukan Indonesia sebagai rujukan bagi negara lain.

Hadir dalam acara tersebut Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat Ghazali Situmorang, yang juga Ketua DJSN, dan para pejabat Eselon II, III di lingkungan Kemenko PMK dan FES. (Humas/Gs).

 

 

 

 

Oleh humas on January 30, 2015

Jakarta, 30 Januari – Sesmenko PMK Sugihartatmo (kiri) saling tukar Dokumen MoU dengan  Jurgen Stetten (kanan) dari Direktur Departemen Asia dan Pasifik, Divisi Kerjasam Internasional Friedrich- Ebert-Stiftung (FES) usai penandatanganan MoU Saling Pengertian antara Kemenko PMK dengan Friedrich- Ebert-Stiftung (FES) tentang Program Kerjasama pembangunan, Jumat (30/1/2015) di kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat Ghazali Situmorang, yang juga Ketua DJSN, dan para pejabat Eselon II, III di lingkungan Kemenko PMK dan FES. (Gs).

 

 

 

 

Oleh humas on January 30, 2015

Jakarta, 30 Januari – Sesmenko PMK Sugihartatmo (kiri) menyambut kehadiran Jurgen Stetten (kanan) dengan bersalaman  sebelum dilakukan  penandatanganan MoU Saling Pengertian antara Kemenko PMK dengan Friedrich- Ebert-Stiftung (FES) tentang Program Kerjasama pembangunan, Jumat (30/1/2015) di kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta. (Gs).

 

 

 

 

 

 

Oleh humas on January 29, 2015

Bandung (28/01) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, menyambangi berbagai lokasi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (28/1) yaitu lembaga pendidikan, kesehatan serta ruang publik.

Oleh humas on January 28, 2015

Bandung (28/01) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani melihat hasil kerajinan siswa-siswi SMP Negeri 1 Cisarua, Parongpong. Menko PMK juga memberikan apresiasi dan dukungan pada gerakan PIK Genre (Pusat Informasi dan Konseling Generasi Berencana), yang telah berjalan di SMP N 1 Cisarua. (fik)

Oleh humas on January 28, 2015

Bandung (28/01) -- Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (2 kanan) bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (2 kiri) berdialog dengan siswa di Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SD Kartika X-3 Parongpong. Salah satu tujuan kunjungan Menko PMK Puan Maharani adalah dalam upaya mendorong siswa sekolah dasar membiasakan diri hidup bersih dan sehat. (fik)

Oleh humas on January 23, 2015

Jakarta, 23 Januari – Untuk kesekian kalinya para menteri kabinet kerja kembali bersama-sama menggelar acara Jumat minum jamu bersama. Kali ini acara berlangsung di Kementerian Kesehatan pada Jum’at (23/01/2015), yang bertemakan "Bugar dengan Jamu" (BuDe Jamu). Hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perindustrian Husen Saleh, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Menteri Koperasi dan UKM AA Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala BPOM Roy Siparingga, Kepala BNN Anang Iskandar, serta pejabat dari Kementerian/Lembaga terkait.

"Saya berharap jamu jangan hanya dikenal masyarakat Indonesia saja, tetapi juga harus dikenal dunia lewat ajang promosi. Kami di jajaran Menteri Kabinet Kerja yang hadir di Kantor Kementerian Kesehatan sepakat untuk bisa mendorong, memajukan dan meningkatkan warisan budaya bangsa, sehingga jamu ini tak hanya dikenal di dalam negeri tapi juga di dunia internasional," kata Menko PMK.

Ia menambahkan, peluncuran gerakan ini, untuk melestarikan budaya minum jamu dalam memelihara kesehatan dan kebugaran. Selain itu, agar jamu tidak lagi dianggap sebagai minuman masyarakat kelas menengah ke bawah. “Saat ini, jamu telah mengalami revolusi, baik dari sisi bentuk sediaan maupun manfaatnya”, lanjut Menko Puan.

Menko PMK juga menyampaikan apresiasinya kepada Kemenkes atas upaya yang dilakukan dalam mengangkat jamu ke tempat terbaik, melalui saintifikasi jamu, yaitu penyediaan data ilmiah jamu meliputi keamanan, khasiat, dan mutunya.

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK bersama Menteri Kabinet Kerja dan Pejabat lainnya menandatangani “Komitmen Bersama Membudayakan Minum Jamu Dari Diri Sendiri, Keluarga, Lingkungan dan Masyarakat”. Acara ditutup dengan minum jamu bersama seluruh tamu dan undangan.(Humas).

 

 

 

 

Oleh humas on January 23, 2015

Jakarta, 23 Januari – Menko PMK Puan Maharani (kiri) usai acara Jumat Minum Jamu Bersama, memberikan keterangan pers dan tampak  mendampingi antara lain Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Perindustrian M. Saleh Husin dan jajaran para pengusaha jamu. (Gs).

 

 

 

 

Oleh humas on January 23, 2015

Jakarta, 23 Januari – Menko PMK Puan Maharani (kanan) usai memberikan sambutan dalam Acara Jumat Minum Jamu Bersama, menandatangani “KOMITMEN BERSAMA membudayakan minum jamu dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan masyarakat”, Jumat (23/1/2015) pagi di kementerian Kesehatan, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menkes Nila Moeloek, Menperin Husen Saleh, Menneg PP dan PA Yohana Yambise, Menkopdan UKM Abak Agung gde Ngurah Puspayoga, dan para pejabat dari K/L terkait.(Gs).

 

 

 

 

Oleh humas on January 20, 2015

Jakarta, 20 Januari - Sebagai tindak lanjut digelarnya Rapat Pimpinan (Rapim) dilingkup Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) terkait Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemenko PMK pada hari ini (Selasa, 20/01/2015) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Paripurna Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Kantor Kemenko PMK, Jl. Medan merdeka Barat No.3, Jakarta. Rakor ini dihadiri oleh berbagai Kementerian dan Lembaga di bawah Kemenko PMK.

            Rakor yang dipimpin oleh Menko PMK Puan Maharani ini dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi , Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Kesehatan Nila Moeloek serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. Rakor kali ini membahas berbagai hal terkait bidang PMK. Diantaranya tentang persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018, keberlanjutan program Raskin, penyelenggaraan ibadah haji dan rencana pembangunan techno park dan science park.

            Dalam arahannya, Menko PMK menyebut bahwa Rakor ini termasuk Rakor Utama di Kemenko PMK. Pihaknya harus mensinergikan dan mengkoordinasikan program-program berbagai Kementerian/ Lembaga di bawahnya agar bisa berjalan dengan baik. Apalagi dengan akan berlangsungnya Asian Games pada tahun 2018. “Bapak Presiden sudah mengarahkan agar penyelenggaraan Asian Games dilakukan dengan baik. Karena itu perlu dilakukan persiapan dan langkah-langkah yang strategis untuk menuju Asian Games (AG)2018,” ujar Menko PMK. Seperti diketahui, pemerintah telah mempersiapkan Provinsi Sumsel, Jawa Barat dan DKI Jakarta dalam penyelenggaraan AG 2018. Pemerintah dengan koordinasi ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) juga tengah mempertimbangkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan di AG 2018., Berkaitan  dengan pelatih ,gizi,dan tempat pelatihan atlit, Menko bidang PMK Puan Maharani Kepada Menpora  mengharapkan agar dapat dikontrol kualitas dan fasilitas yang menunjang prestasi olahraga  ,terutama persiapan Asean Games  dapat memilih cabang olah raga prioritas yang diunggulkan sehingga dapat maksimal meraih prestasi. Oleh karena itu kita harus menyiapkan pelatih terbaik , gizi  atlet yang baik  dan tempat pelatihan yang emmadai .  Menko PMK juga meminta kepada semua K/L terkait untuk mendukung  Asean  Games 2018 ,karena ini merupakan agenda  Nasional yang menjadi tanggung ajwab kita semua  untuk mencapai sukses dan prestasi bersama .

            Sementara itu terkait penyelenggaraan Ibadah Haji, Rakor membahas tentang kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memotong 20 persen dari kuota haji nasional kepada setiap Negara. Atas dasar itu pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang terkait dengan rencana pemotongan jumlah kuota haji tersebut. Pada kesempatan ini pula sempat dibahas tentang pemondokan calon haji, serta kesehatan calon haji. Kesehatan calon haji menjadi perhatian serius pemerintah mengingat para calon haji Indonesia usianya termasuk tua.  

            Pada kesempatan ini Menko PMK mengapresiasi Check List Monitoring dan Evaluasi (Monev) Haji yang dilakukan pada tahun 2014 lalu. Dengan Check List Monev menurut Menko PMK, kegiatan rapat tidak akan bertele-tele. “Kita akan tahu kerjaan apa yang harus ditangani oleh Kementerian terkait. Kedepan, saya berharap setiap K/L bisa menampilkan Chec List semacam ini di setiap kegiatan rapat,” tegas Menko PMK.

            Rakor kali ini juga menyinggung pelaksanaan Raskin. Menurut Menko PMK, pemerintah tetap melanjutkan Raskin hingga akhir tahun ini (2015). Pemerintah juga mewacanakan pada tahun 2016 nanti, Raskin akan digantikan dengan program lain semisal e-money. Tadinya pemerintah berencana menghapuskan program Raskin pada tahun 2015, namun untuk menjaga stabilitas harga, hal itu urung dilakukan. Program pemerintah sebelumnya yang juga diperpanjang adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Berbeda dengan Raskin yang sampai akhir tahun 2015, program PNPM rencananya hanya sampai bulan April 2015. Adapun program pemberdayaan kini akan dikerjakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 

            Tentang rencana pembangunan Science Park dan Techno Park, Menko PMK meminta Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi untuk segera berkoordinasi, khususnya untuk memilih lokasi yang strategis. Dengan lokasi yang strategis, hal itu akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.(Humas).

 

 

 

 

 

File Pendukung: 

Oleh humas on January 20, 2015

Jakarta, 20 Januari - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (tiga kiri) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Paripurna Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Selasa (20/01/2015) pagi diKemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta.

Rakor Paripurna tersebut membahas diantaranya mengenai Pelaksanaan subsidi beras bagi Masyarakat berpendapatan rendah (raskin), Persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018, Persiapan Penyelenggaraan Haji. (foto:olle)

 

 

 

 

Oleh humas on January 16, 2015

Jakarta (16/01) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Puan Maharani bersama Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakiri, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Puspayoga, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, kembali menggelar acara minum jamu bersama. Kali ini acara diadakan di kantor Kementerian Perindustrian, Jumát (16/01).

Minum Jamu Bersama diselenggarakan dalam rangka mencintai industri jamu nasional.  Acara ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya diselenggarakan di Kementerian Perdagangan, 19 Desember 2014 lalu.

Pages

Subscribe to RSS - Kesehatan