Oleh humas2 on January 12, 2017

Jakarta (12/01)--- Untuk mempererat kerjasama dan harmonisasi hubungan antar lembaga lingkup Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kedeputian bidang koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK melakukan kunjungan konsultasi Ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Rombongan dipimpin oleh Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Sujatmiko, dan didampingi oleh seluruh Asisten Deputinya yakni Asdep Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Rudoro Susanto E; Asdep Pemberdayaan Perempuan, Wagiran; Asdep Pemenuhan Hak dan Perlindungan Perempuan,  Wahyuni Tri Indarty; dan Asdep Pemenuhan Hak Perlindungan Anak, Marwan Syaukani.

Kunjungan konsultasi ini merupakan arahan dari Menko PMK, Puan Maharani, yang meminta agar seluruh Deputi Kemenko PMK melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian dengan Kementerian/Lembaga yang dikoordinasikannya secara lebih intensif. Fokus bahasan dalam forum konsultasi yaitu membahas capaian tahun 2016 dan rencana kegiatan tahun 2017.

Rombongan Kemenko PMK diterima langsung oleh Sestama KPPPA, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Deputi Kesetaraan Gender, Deputi Tumbuh Kembang Anak, dan Para Asisten Deputi di lingkungan KPPPA. Rapat konsultasi diawali dengan penyampaian dari Sestama KPPPA capaian 2016 dan program 2017 dilanjutkan oleh para deputi dan koordinasi antar asisten deputi. 

RKP prioritas 2017 KPPPA antara lain Program THREE ENDS (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak; akhiri perdagangan perempuan khususnya perempuan dan anak, akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan); Mendukung Prioritas Nasional; dan Mendukung komitmen global dan SDGs.

Capaian penting yang dicapai, yakni Indeks Pembangunan Manusia dan Gender, 2010-2015 trend-nya mengalami peningkatan. Untuk Indeks Pembangunan Gender pada tahun 2015 telah mencapai 91,03 persen dan diharapkan terus meningkat pada tahun 2019. Perkembangan IDG/Indeks Pemberdayaan Gender tahun 2010-2015 trend-nya terus mengalami peningkatan mencapai 70,83 persen, diharapkan pada tahun 2019 juga terus mengalami peningkatan. KPPPA juga telah melaksanakan kegiatan dalam rangka mendukung program revolusi mental, seperti kerja sama dengan KPK, sosialisasi bahaya graftifikasi, kepentingan, bekerja sama dengan ESQ terkait budaya kerja.

Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak pada kesempatan ini menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi KSP dan mengingatkan kembali ke KPPPA bahwa program kegiatan tahun 2017 yang akan dilaksanakan agar dapat mencapai target dari RPJMN 2015-2019 seperti penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran. Beberapa poin yang disampaikan dan perlu ditingkatkan koordinasi dan sinkronisasi antara lain tentang pencegahan dan penanganan pornografi, penuntasan anak-anak jalanan, selain Kementerian Sosial, KPPPA juga dapat mendukung di tahun 2017, pelaksanaan GN-AKSA, verifikasi dan sinkronisasi data TPPPO dan pemulangan dan pemberdayaan TKIB. (sumber: Kedeputian VI Kemenko PMK)