Oleh humas2 on December 24, 2016

Makassar (23/12) - Staf Ahli Bidang Kependudukan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sonny Harri B Harmadi bersama Staf Ahli Menko PMK Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Sidqy Lego Pangesthi Suyitno, mengunjungi Lorong/Kampung KB di Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat pagi (23/12).

Lorong KB merupakan salah satu program inovasi BKKBN Makassar. Saat ini lorong KB sudah ada di setiap kelurahan di kota ini. Melalui program Lorong KB ini dilakukan penyuluhan langsung perihal KB, pencegahan pernikahan dini, kebersihan lingkungan serta kegiatan usaha peningkatan pendapatan keluarga. 

Semangat dan pemikiran program Lorong KB, Pemkot Makassar sangat sejalan dengan program nasional Kampung KB. Persoalan KB bukan hanya menyangkut masalah jarak kelahiran, namun juga berkaitan peningkatan kesejahteraan warga, kualitas hidup manusia, derajat kesehatan dan pendidikan. 

 

Beragam sarana dan prasarana tersedia di Lorong KB untuk menunjang peningkatan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) serta Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja, Bank Sampah, serta sarana Usaha Peningkatan pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

Keberadaan Lorong KB memberikan dampak yang positif bagi perubahan di masyarakat. Selain warganya yang aktif dan sudah sadar dengan menerapkan program KB, juga sudah sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Sehingga sikap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di mana-mana, menjadikan lorong binaan ini tampak bersih nyaman dan asri. Bahkan keberadaan sampah bukan masalah lagi karena bisa mendapatkan pendapatan dengan ditabung di Bank Sampah.

Melihat keberadaan Lorong KB ini, Sonny berharap dengan adanya Lorong KB ini masyarakat semakin terlayani dan dapat lebih memahami pentingnya KB. Ke depan setiap lorong KB dapat memiliki Badan Usaha Lorong (BULO) sehingga dapat semakin meningkatkan kesejahteraan keluarga.

" Saya berharap, ke depan di setiap lorong KB memiliki BULO agar kesehateraan keluarga semakin meningkat. di samping itu ada sinergi yang lebih luas cakupannya," uajrnya. 

Selain Lorong KB di Kelurahan Pannampu, tim monitoring juga mengunjungi Lorong KB di Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, dan Lorong KB di Kelurahan Bongaya Kecamatan Tamalate. Tim Monitoring juga mengungjungi beberapa Rumah Pangan Kita (RPK) serta kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), serta E-Warong agen BRI link yang tersebar di wilayah Kota Makassar (yn).

Categories: