Oleh humas2 on October 11, 2016

Jakarta (11/10) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian Kampung KB di Kampung Jasem, Piyungan, Bantul. Dalam arahanny di hadapan warga kampung KB, Presiden menekankan Keluarga menjadi ujung tombak kemajuan bangsa.  Jokowi mengatakan, masing-masing keluarga harus terlibat menghadapi persaingan antarnegara yang semakin sengit. "Kalau kita ingin negara ini menjadi bangsa yang maju, dimulai dari keluarga. Keluarga yang direncanakan," kata Jokowi saat menghadiri acara bertema KB di Kampung Jasem, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Senin (10/10/2016).

Masing-masing keluarga boleh merencanakan berapa jumlah anak yang diinginkan. Namun, pemerintah menyarankan dua anak cukup. Apalagi, ketika lahir, kebutuhan keluarga dipastikan meningkat drastis. Lebih-lebih, apabila anak-anak mulai memasuki jenjang sekolah SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. "Karena tidak boleh anak-anak kita berhenti di SD. Harus terus bersekolah. Karena dengan bersekolah, memiliki pendidikan, kita bisa bersaing dengan negara lain. Setuju mboten?" ucap Jokowi meminta persetujuan warga. "Setuju!" jawab warga.

Tak hanya itu, Jokowi juga berpesan kepada ibu hamil untuk terus menjaga asupan gizi. Gizi, kata Jokowi, sangat penting bagi pertumbuhan anak, apalagi di usia 1-5 tahun.
"Di saat sekolah juga penting untuk terus kita kawal dan awasi. Sumber protein penting bagi anak di kandungan maupun yang sudah lahir," jelas dia.

Hal penting yang juga disampaikan Presiden Ketujuh RI itu ialah mengubah pola pikir masyarakat soal pendidikan. Ia tak mau masyarakat hanya menargetkan anaknya lulus SD atau SMP kemudian langsung bekerja. "Tidak boleh! Hati-hati! Jangan sampai ada yang berpikir seperti itu," kata bekas Wali Kota Solo ini.

Jokowi meminta setiap keluarga mulai menyisihkan pendapatannya. Itu dianggap penting untuk mempermudah mengantarkan anak-anak ke gerbang pendidikan tinggi. Di akhir pidato, Presiden Jokowi meminta Kepala BKKBN Surya Chandra Surapati terus mengawal program KB. Chandra diminta memastikan semakin banyak keluarga yang mengikuti program tersebut. "Dan perhatian khusus perlu diberikan kepada generasi muda atau keluarga baru. Supaya dari awal mereka tidak salah langkah membangun keluarga," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK bersama Ibu Negara juga berkunjung ke Posyandu dan membagikan buku-buku kepada masyarakat sekitar.

*diolah dari berbagai sumber

Fotografer : Dian Novico