Oleh humasnew on September 03, 2018

Jakarta (03/09)--- “Tanpa istirahat dan tinggal 32 hari (untuk menyiapkan segalanya -- red) lagi, mari kita lanjutkan menyiapkan diri untuk menyelenggarakan Asian Para Games 2018. Semoga kesuksesan Asian Games dapat diikuti oleh sukses Asian Para Games 2018,” kata Menko PMK, Puan Maharani, mengawali dimulainya Rakor Tingkat Menteri tentang Persiapan Penyelenggaraan Asian Para Games III Tahun 2018, Senin siang. “Walaupun tidak sebesar Asian Games, Asian Para Games ini gaungnya saya harapkan mampu sebesar Asian Games, terutama untuk menarik animo masyarakat, dukungan untuk para atlet, dan kesuksesan lainnya.”

Menko PMK dalam pengantarnya juga menegaskan bahwa segala fasilitas untuk para atlet di Asian Para Games harus benar-benar dipersiapkan secara khusus dan mudah pengunaannya untuk para penyandang disabilitas. “Asian Para Games 2018 ini bukan hanya karena pesta olahraga tetapi kita membawa pesan misi kemanusiaan bahwa kita peduli terhadap penyandang disabilitas. Saya berharap pesan ini juga dapat disampaikan dengan baik ke publik,” katanya lagi. 

Koordinasi Menko PMK selaku Ketua Dewan Pengarah Asian Para Games 2018, dalam rapat ini, ini juga meliputi penyempurnaan venue olahraga; proses transisi dari Asian Games ke Asian Para Games; fasilitas untuk atlet dan pengunjung; makanan untuk atlet; tiket; souvenir; publikasi; pawai obor Asian Para Games 2018; rekayasa lalu lintas; sarana transportasi; media center; dan sebagainya. Rapat hari ini turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata, CDM Asian Para Games 2018, Sekjend Kemenpora, Ketua INAPGOC, dan para perwakilan dari K/L terkait.

Asian Para Games 2018 akan mulai digelar pada 6-13 Oktober 2018 dan akan mempertandingkan 18 cabang olahraga serta 588 nomor pertandingan. Asian Para Games 2018 akan berlokasi sebagian besar di Jakarta dan satu cabang olahraga dipertandingkan di Sentul, Bogor. Asian Para Games per Agustus 2018 dilaporkan akan diikuti oleh 41 negara peserta, 2.888 atlet dan 1.826 official. Wisma atlet akan menyediakan 2500 kamar dan melibatkan 6500 relawan. Adapun target prestasi atlet dapat berada di posisi lima besar setelah pada Asian Games 2014 lalu, Indonesia berada di peringkat ke-9 dan menjadi juara umum pada Sea Para Games 2017 lalu. Menko PMK juga mengungkapkan bahwa atlet Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 akan mendapatkan bonus yang sama seperti atlet Asian Games 2018.

Sebagai langkah awal promosi, Asian Para Games akan melakukan kirab pawai obor (Torch Relay) Asian Para Games 2018 mulai dari pengambilan api di sumber api abadi Mrapen, Jawa Tengah, pada 5 September 2018 lalu menuju Kota Ternate di tanggal 9 September, disambung ke Kota Makassar Sulsel; Bali; Pontianak, Kalbar; Medan, Sumut; Pangkal Pinang, Babel; dan DKI Jakarta pada 30 September 2018. Asian Para Games 2018 sejauh ini juga sudah mulai disebarluaskan “demam”nya di berbagai media sosial; branding media; dan tayangan digital. (*)

Categories: