Oleh humas on February 28, 2018

Jakarta (28/02) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani memberikan arahan sekaligus membuka acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Tahun 2018 yang diselenggarakan pada Rabu pagi di Hotel JS Luwansa, Jakarta (28/2). Turut hadir Menpora Imam Nachrowi; Ketua KOI Erik Tohir; Ketua KONI Tono Suratman; Wakil Ketua KOI Mudai Madang; para pengurus cabag olahraga (Cabor), serta para tokoh olahraga nasional.

Menurut Menko PMK,  Rapat Anggota Tahunan (RAT) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada tahun ini tidak seperti biasanya, mengingat pada tahun ini kita akan menjadi Tuan Rumah Asian Games XVIII 2018. Tahun ini, lanjut Menko PMK,  seluruh mata dan perhatian dunia akan tertuju kepada Indonesia dan hal ini menjadi kesempatan terbaik bagi bangsa Indonesia untuk membuktikan sebagai negara yang bermartabat, harmonis, bangsa besar, maju dan berprestasi.

“Setelah tahun 1962baru sekarang lagi Indonesia dipercaya untuk menjadi tuang rumah Asian Games XVIII, ini suatu kesempatan yang tentu saja harus kita manfaatkan sebesar-besarnya, bukan hanya untuk prestasi olahraga namun kita juga harus bisa menunjukan bahwa dengan olahraga kita bisa menunjukan sportifitas, solidaritas, serta semangat persatuan dan kesatuan untuk Indonesia,”tambah Menko PMK.

RAT KOI, lanjut Menko PMK menjadi sangat penting mengingat KOI merupakan salah satu pemangku kepentingan utama bagi bangsa Indonesia untuk mencapai target sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, dan sukses administrasi pada perhelatan Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta dan Palembang.

“Saya berharap kepada bapak dan Ibu yang hadir disini semangatnya adalah semangat persatuan Indonesia. Untuk Asian Games, kita jangan sampai terpengaruh oleh tahun politik karena ini adalah prestasi Indonesia, prestasi merah putih yang harus kita kibarkan dimoment olahraga internasional ini,”harap Menko PMK. 

Menurut Menko PMK, sesuai dengan Undang-Undang No.3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional tugas KOI adalah melaksanakan keikutsertaan Indonesia dalam kejuaraan dan pekan olahraga internasional, meningkatkan dan memelihara kepentingan Indonesia, serta memperoleh dukungan masyarakat untuk mengikuti Olympic Games, Asian Games, SEA Games, dan pekan olahraga lainnya.

“Dengan begitu strategisnya peran KOI dalam keolahragaan nasional, maka KOI harus memiliki kapasitas yang mumpuni untuk melaksanakan amanat tersebut.  Pelaksanaan RAT KOI juga dapat menjadi momentum penting dalam merevitalisasi kelembagaan, personel, dan program kegiatan KOI,”tambah Menko PMK.

Selain itu, menurut Menko PMK, KOI juga harus berada dalam hubungan antar pemerintah, KONI serta pengurus cabang olahraga (Cabor) yang harmonis dalam tujuan dan visi yang sama, yaitu mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui olahraga.

Menko PMK juga menyampaikan, bahwa tahun 2018 harus menjadi tahun olahraga, terutama dengan diselenggarakannya Asian Games XVIII di Jakarta dan Palembang. Oleh karena itu, kita tidak boleh melewatkan momentum Asian Games XVIII sebagai ajang kebangkitan olahraga nasional.

“Saya harapkan RAT ini dapat berjalan dengan dinamis untuk menghasilkan rumusan-rumusan yang strategis dalam membangun dunia olahraga. KOI harus segera berkonsolidasi secara internal untuk memperkuat diri menghadapi tantangan dalam menyukseskan Asian Games XVIII 2018 dengan mengedepankan gotong royong,”harap Menko PMK.

Pembukaan RAT KOI Tahun 2018 yang mengangkat tema “Sukseskan Penyelenggaraan dan Prestasi di Asian Games XVIII Tahun 2018 Serta Terus Tingkatkan Harmonisasi Olahraga Indonesia” diikuti pengurus  68 Cabor anggota KOI.