Oleh humas2 on December 03, 2016

Jakarta,(03/11)— Indonesia Kita yang digawangi oleh Butet Kertaredjasa, Agus Noor, dan Djaduk Febrianto kembali hadir dengan karya terbaru mereka bertajuk Sabdo Pandito Rakjat. Siang ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, hadir dalam pementasan wayang di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pementasan karya ke-22 Indonesia Kita yang didukung oleh Bakti Djarum Fondation ini masih mengangkat thema Heritage of Indonesia: Dari Warisan Menjadi Wawasan. 

Sabdo Pandito Rakjat merupakan pentas untuk mengenang Ki Nartosabdo, yang merupakan Maestro pedalangan wayang kulit dan karawitan. Disutradarai Sujiwo Tejo, Lakon Sabdo Pandito Rakjat ini berkisah tentang seorang dalang yang mencoba bersikap teguh dan kritis terhadapa apa yang terjadi di sekelilingnya. Ia ingin melakukan pembaharuan dan bertekad tidak mau tergoda selera orang banyak. Hal ini menjadi gambaran bagaimana menjaga akal sehat di tengah kegaduhan sosial politik. Bagaikan kisah Arjuna dan Karna, ia juga harus menghadapi pertentangan dua orang anaknya. 

“Di tengah situasi sosial yang begitu gaduh dan bising seperti saat ini, bermacam kepentingan dan godaan untuk memperebutkan kekuasaan begitu kuat dan menghisap energi semua lapisan masyarakat. Apa yang telah dicapai dan dilakukan oleh Ki Naptosabdo menjadi relevan untuk direnungkan kembali. Kita harus kembali pada semangat Indonesia yang plural, yang toleran dan menghargai perbedaan dan jangan sampai Indonesia yang Berbhineka ini dipecah oleh oknum”, ujar Butet Kertaredjasa. (fin)

Categories: