Oleh humas on August 31, 2018

Jakarta (30/08)--Perasaan sangat bangga diungkapkan Menteri Koordinator Pembagunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani menjadi bagian dari kesuksesan perhelatan Asian Games 2018. Sebagai Wakil Ketua Pengarah Asian Games 2018, kerja kerasnya dan gotong royong semua pihak membuahkan kesuksesan dalam penyelenggaraan even olah raga terbesar se Asia ini.

"Bangga banget. Apalagi kemudian saya diminta menjadi wakil ketua pengarah. Selama 3 tahun kerja bertugas untuk mensukseskan penyelenggaraan. Bukan hanya penyelenggaraan seperti sukses ceremony opening, tapi sukses venue, sukses closing ceremony dan juga sukses prestasi," ungkap Menko PMK saat menjadi bintang tamu di acara INI Talk show Net TV, Kamis malam (30/08)

Menko PMK bersyukur upaya dan kerja keras bersama berbagai pihak kini menuai hasil yang sangat memuaskan. Upaya persiapan dan koordinasi selama kurang lebih selama dua tahun telah menghasilkan prestasi  yang sangat baik. Target Indonesia pada Asian Games kali ini awalnya memperoleh 16  emas dan masuk 10 besar. Untuk itu, apresiasi harus diberikan atas kesusksesan prestasi yang diraih para atlit Indonesia. Sebab pada Asian Games di Incheon Korea  Selatan, kontingen Indonesia hanya berada pada peringkat ke 17  dengan memperoleh 4 medali emas, 5 perak dan 11 perunggu.

"Kita harus menberikan apresiasi atas prestasi yang telah dirah. Setiap hari saya keliling mengunjungi pertandingan. Sampai pecah telur 16 emas dan sekarang sudah 30 emas. Alhamdulillah sekarang masuk peringkat ke 4," ujarnya.

Menko PMk juga mengungkapkan bagaimana dirinya memimpin prosesi pengambilan api Asian Games di Merapen, Grobogan dan kemudian disatukan dengan api abadi dari India. Api abadi Merapen dipakai pertama saat pelaksanaan Asian Games 1962. Api ini kemudian dibawa keliling ke 54 kota di Indonesia dan terakhir diserahkan kepada Presiden di istana negara selanjutnya digunakan pada acara pembukaan.

"Kita ambil nilai historinya. Api Merapen dipakai pertama saat Asian Games 1962. Kalo dulu yang memimpin saat itu Bung Karno, sekarang yang mengambil cucunya Bung Karno. Saya berharap 10 tahun, 20 tahun lagi anak cucu saya bisa menyaksikannya. Ini kebanggaan saya sebagai orang yg punya andil dalam penyelenggaran Asian games bersama semua pihak," harap Menko PMK.

Menko PMK juga memberikan apresiasi kepada suporter Indonesia yang sudah sangat suportif. Sangat semangat mendukung atlit Indonesia saat bertanding namun tidak mensoraki saat  mereka kalah. Sampai saat ini juga tidak ada suporter yang menjelek-jelekkan tim negara lain.

"Alhamdulillah dalam gelaran Asian Games ini para penonton Indonesia menjadi semakin sportif dan menjadi satu tanpa sekat-sekat," ungkapnya.

Ketika ditanya tentang rencana upacara penutupan, Menko PMK menjawab InsyaAllah tetap keren, walaupun tidak seperti saat opening. Acara penutupan juga akan melibatkan pula beberapa negara peserta Asian Games.

"Semoga sukses sampai akhir. Sukses Asian Games ini adalah sukses Indonesia dan sukses untuk semua yg telah bergotong royong," pungkasnya.

Categories: