Oleh humasnew on January 04, 2018

Jakarta (04/01)—Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) hari ini melakukan peluncuran sekaligus sosialisasi penyaluan zakat UPZ BZNAS Kemenko PMK, yang dilaksanakan di Gedung Heritage, Kantor Kemenko PMK. Sosialisasi dihadiri oleh Sesmenko PMK, Y.B. Sastya Sananugraha; Deputi Koordinasi Bidang Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono; Para Staf Ahli di Kemenko PMK, perwakilan dari BAZNAS, Faizal; Seluruh Pegawai di lingkup Kemenko PMK, dan Undangan lainnya.

Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan dan Kerukunan Umat Beragama Kemenko PMK, Aris Darmansyah, melaporkan, saat ini terdapat 68 orang yang terdaftar sebagai Muzaki di Kemenko PMK. Program UPZ Kemenko PMK ini juga digunakan untuk bantuan pendidikan untuk 200 orang, masing-masing mendapatkan senilai Rp. 500.000. “Saya berharap seluruh pegawai disini untuk dapat menyalurkan zakat melalui BAZNAS di Kemenko PMK”, harap Aris.

Sementara itu, Deputi Koordinasi Bidang Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono dalam arahannya mengajak untuk mensukseskan program pengumpulan zakat, mengingat Kemenko PMK sebagai Koordinatornya. Ia mengatakan bahwa zakat merupakan hak yang perlu disisihkan. Untuk itu, Agus mengimbau agar para pegawai khususnya di Kemenko PMK menyisihkan sebagian hartanya untuk di zakatkan. Agus juga berharap agar para K/L dapat berlomba-lomba untuk membangun LAZ. “Marilah kita melaunching kegiatan ini dengan membaca Basmallah bersama”, tutur Agus saat melaunching kegiatan Peluncuran, Sosialisasi, dan Penyaluran Zakat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kemenko PMK.

Selanjutnya, Deputi Koordinasi Bidang Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Agus Sartono bersama dengan Sesmenko PMK, Y.B. Sastya Sananugraha menyaksikan penyerahan sertifikat dari BAZNAS, dan melakukan penyerahan simbolis bantuan pendidikan senilai Rp. 500.000.

Faizal, selaku wakil dari BAZNAS memberikan sosialisasi mengenai empat hal aman pengelola zakat yang perlu diperhatikan. Yang pertama, Pengelola zakat harus aman dari regulasi; kedua aman secara syariah; ketiga, aman secara manajemen; dan yang keempat, aman secara sosial. Ia menambahkan, bahwa saat ini sudah terdapat kurang lebih 49 LAZ yang sudah memiliki izin dari Kemenag. BAZNAS juga mendukung penuh UPZ di masing-masing K/L. BAZNAS akan melakukan sosialisasi kepada setiap K/L mengenai tata cara pembentukan UPZ di masing-masing K/L. faizal berharap, dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan titik terang/informasi mengenai zakat dan tata cara pembentukan UPZ di setiap K/L. “Dengan adanya UPZ diharapkan jadi lebih semangat dalam berzakat”, tutup Faizal

Categories: