Oleh humas on April 05, 2018

Jakarta (05/04) – Perhelatan akbar Asian Games Ke-18 di Jakarta dan Pelembang tinggal 134 hari lagi, segala persiapan yang menyangkut infrastrktur, persiapan prestasi maupun persiapan penyelenggaraan harus berjalan sesuai rencana, demikian arahan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat memimpin rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) terkait persiapan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games Ke-18 tahun 2018 di Jakarta dan Pelembang dan Penyelenggaraan Asian Paragames III tahun 2018 di Jakarta. RTM dilaksanakan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.

Terkait dengan persiapan Asian Games, Menurut Menko PMK, hingga saat ini progres pembangunan infrastruktur untuk pelaksanaan Asian Games sesuai rencana. Pembangunan 31 Venue yang dilaksanakan Kementerian PUPERA sudah mencapai 100%, 14 venue yang dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta mencapai 97,54%, 11 Venue yang dibangun oleh Pemprov Jawa Barat mencapai 27,20%, dan 13 veneu yang dibangun oleh Pemprov Sumatera Selatan mencapai 78,99%.

Adapun mengenai prestasi, menurut Menko PMK, Kemenpora telah mengalokasikan anggaran sebesar 735 milyar untuk peningkatan prestasi. Anggaran tersebut dialokasi sebesar 70% untuk cabor yang ditergetkan mendapatkan mendali emas dan 30% untuk cabor lainnya. Adapun cabor yang ditergetkan mendapat mendali emas di Asian Games Ke-18 ini adalah 9 cabor. 

Menko PMK menyampaikan total induk cabor yang telah melaksanakan MoU pencairana dana sebanyak 40 induk cabor (70%), sebanyak 35 induk cabor sundah mencairkan anggaran dan 3 induk cabor belum mencairkan. Untuk pelaksanaan pelatihan nasional (pelatnas) baru 38 cabor yang sudah melaksanakan pelatnas dan 3 cabor belum pelatnas. Adapun cabor yang telah melaksanakan try out sebannyak 25 cabor.  Sementara itu, jumlah atlet untuk untuk mendukung prestasi sebanyak 810 atlet dengan 205 pelatih dan 280 tim pendukung.

Sementara itu, terkait dengan rute obor Asian Games, Menko PMK menyampaikan bahwa obor akan diserahkan dari Newdelhi, India kemudian mengambil api dari sumber api abadi di Mrapen, Jawa Tengah. Obor kemudian akan dibawa keliling ke daerah-daerah di Indonesia yang memiliki cerita kesejarahan, tempat pariwisata dan keunikan lainnya. "Hal itu juga dalam rangka mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara,"tambahnya.

“Seluruh veneu ditargetkan akan selesai semuanya pada akhir Juni 2018 dan secara umum persiapan penyelenggaraan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Jakarta dan Palembang sesuai dengan rencana,” harap Menko PMK.

Untuk persiapan penyelenggaraan Asian Paragames III tahun 2018, Menko PMK menyoroti persoalan penyelenggaraan, infrastruktur, dan atlet. Terkait dengan penyelenggaraan, saat ini sudah dilaksanakan MoU antara Kemenporan dan INAPGOC. Juga telah disepakati pada penyelenggaraan Asaian Para Games akan dipartandingkan 18 cabor dengan 558 nomor pertandingan.

“Persiapan infrastruktur Asian Paragames selarasa dengan persiapan infrastruktur Asian Games. Sedangkan venue dan wisma atlet masih perlu penyesuian untuk disabilitas,”terang Menko PMK.

RTM dihadiri oleh Ketua INASGOC Eric Tohir; Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko; Chief de Mission (CdM) Asian Games ke-18 Komjen Pol M. Syafruddin; perwakilan kemenpora; Kemenkeu; Kemensos; Kemen PUPERA; serta K/L terkait.