Oleh humas on May 09, 2018

Pangkal Pinang (08/05) – Pembekalan bagi para peserta Kemah Nasional Konselor Sebaya 2018 berlanjut di GOR Sahabudin, Bangka Belitung. Plh Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Kemenko PMK Ghafur Akbar Dharma Putra menyampaikan  materi SDGs, Revolusi Mental dan Generasi Muda Indonesia.

Kepada para peserta Kemah Nasional Konselor Sebaya 2018 yang berasal dari 34 Provinsi dan seluruh Kabupaten/ Kota di Bangka Belitung, Ghafur mengatakan bahwa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Sustainable Development Goals disingkat dengan SDGs adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

Program SDGs menurutnya seiring dengan 5 Program dalam Instruksi Presiden terkait Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yakni, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu. Untuk itu, ia meminta para peserta Kemah Nasional Konselor Sebaya 2018 yang umumnya pelajar dan mahasiswa untuk melek informasi akan 17 tujuan SDGs dan 5 Program GNRM tersebut.

Para pemuda, sebutnya, harus membekali diri dengan beragam skill sejak dini. Selain itu juga harus memperluas networking dengan mengikuti student exchange. Ghafur yang juga Staf Ahli Menteri Kemenko PMK mengajak para pemuda untuk memulai dari hal-hal kecil secara positif. “Misalnya memulai bisnis secara sederhana,” ujarnya. Pembekalan yang diberikan Ghafur pun kian menarik tatkala disertai tanya jawab dengan para peserta. Bagi mereka yang mampu menjawab pertanyaan pun diberikan hadiah.

Turut mendampingi Ghafur, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Deputi Bidang KBKR BKKBN Dwi Lisyawardani, serta Asisten Deputi Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Kemenko PMK Wahyuni Tri Indarty. PS

Categories: