Oleh humasnew on March 19, 2018

Jakarta (19/03) -- Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb. Ahmad Choesni didampingi Asisten Deputi Bidang Kompensasi Sosial Kemenko PMK, Herbin Manihuruk memimpin rapat koordinasi (Rakor) Persiapan Penyaluran Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2018. Rakor diselenggarakan di ruang rapat Lt.3, Kantor Kemenko PMK. Hadir dalam rakor tersebut perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Bappenas, kemensos, Kemdagri, BI, OJK, KSP, TNP2K, Perum Bulog dan Himbara.

Dalam pengantar rakor, Choesni kembali mengingatkan arahan Menko PMK agar pelaksaan penyaluran perluasan BPNT yang akan dilaksanakan pada April 2018 di 29 Kab/Kota harus dipersiapkan sebaik mungkin. "Penyaluran BPNT bulan Februari dan Maret 2018 tetap dilaksanakan di 44 kota dengan sasaran 1,2 juta KPM, sedangkan 470 kabupaten/kota lainnya tetap mendapat Bansos Rastra,"tambahnya.

Selain itu, lanjut Choesni, Menko PMK juga mengingatkan agar Kemensos  menyusun pentahapan BPNT hingga akhir 2018 mencapai 10 juta KPM. Himbara agar melakukan pemetaan e-warong apakah sudah sesuai rasio 1:250 dan tiap 1 desa 2 e-warong, sehingga terlihat mana yang siap dan tidak. Serta Sosialisasi BPNT agar terus dilakukan, terutama di daerah yang pelaksanaannya kurang optimal agar diperkuat.

"Terkait status kesiapan e-waroeng, saat ini tiap Kab/Kota perluasan memiliki 1 bank penyalur, selain itu jumlah e-warong di 19 Kab/Kota masih kurang dari jumlah kebutuhan e-warong di Kabupaten/Kota, serta belum seluruh desa di 6 Kabupaten memiliki e-warong yaitu: Garut 1 %, Cirebon 8%, Jember 15%, Lamongan 11%, Tangerang 5% dan Tabalong 30%, papar Choesni.