Oleh humas2 on December 10, 2016

Jakarta (10/12) -- Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Seskemenko PMK),  Y.B. Satya Sananugraha sore ini menghadiri acara peresmian Galeri Museum Layang-Layang Indonesia dan Pameran Tunggal Widodo yang bertajuk "Pesona Puspa Nusantara".

Dengan didampingi Staf Khusus Menko PMK, Prasetijono Widjojo, Seskemenko PMK mewakili Menko PMK menyampaikan bahwa Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Panitia Penyelenggara,  khususnya Ketua Museum Layang-Layang Indonesia dan Ketua AMI DKI “Paramita Jaya” serta seluruh pihak yang telah berkontribusi pada acara ini.

"Museum Layang-Layang Indonesia telah berperan dalam membangun karakter bangsa. Museum ini juga mendorong pembangunan pariwisata melalui promosi dan pameran hasil karya dan warisan budaya Indonesia" ucap Seskemenko pada acara yang berlangsung di Museum Layang-Layang Indonesia,  Pondok Labu, Jakarta Selatan itu.

Menurutnya, sangatlah tepat jika Galeri dan Museum Layang-Layang Indonesia menjadi rumah bagi para pekerja dan pecinta seni untuk berkreasi dan berekreasi. Salah satunya adalah Pameran Tunggal Pelukis Widodo.

Dalam kesempatan ini, Seskemenko juga memaparkan makna filosofi dari layang-layang yang dapat diterapkan dalam kehidupan. "Jadilah seperti layang-layang, karena semakin kencang terpaan angin, semakin membuatnya terbang lebih tinggi. Artinya, terbanglah dan berjuanglah tanpa kenal lelah, semakin besar angin tantangan menerpa semakin tinggi pula capaian kinerja yang akan kita raih" tutur Seskemenko.

Sebelum acara dimulai, seskemenko diajak berkeliling museum untuk melihat karya seni yang disimpan dalam museum layang-layang Indonesia. Seskemenko juga turut melihat kegiatan membuat layang-layang yang diikuti sekitar kurang lebih 100 orang anak dari Yayasan Sekolah Miftahul Ummam dan Yayasan Panti Asuhan Amanah, serta kegiatan membuat hiasan dan membatik yang diikuti beberapa anak berkebutuhan khusus dari Sekolah Luar Biasa Negeri 01 Lebak Bulus.

Acara peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita melati dan penorehan cat diatas kanvas dengan menggunakan telapak tangan oleh Seskemenko PMK.

Categories: