Oleh humas on February 19, 2018

Jakarta (19/2) - Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kemungkinan peningkatan program bantuan sosial, Menko PMK Puan Maharani menggelar Rakor Terbatas membahas Penguatan Bansos Tahun 2019 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, hari ini (Senin).

"Pada kesempatan ini saya mengundang untuk datang di sini untuk bisa melaporkan atau menjelaskan rencana bansos untuk RKP 2019. Seperti kita sama-sama ketahui bahwa dalam Sidang Kabinet Paripurna yang lalu, dalam paparan yang disampaikan oleh Kepala Bappenas, salah satu hal yang kemudian menjadi program strategis di 2019 diusulkan untuk ada penambahan bansos", ujar Menko PMK Puan Maharani mengawali rakor.

Koordinasi intens dilakukan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Menteri Sosial Idrus Marham untuk mengkaji rencana penguatan khususnya Program Keluarga Harapan (PKH). Hasil pembahasan ini nantinya akan digunakan sebagai bahan Rapat Tingkat Menteri (RTM). 

"Saya minta kepada Kepala Bappenas untuk bisa memaparkan kemungkinan-kemungkinan atau opsi-opsi yang ada berkaitan dengan PKH ini", tambah Menko PMK.

Kebijakan bantuan sosial sendiri dilakukan sebagai upaya untuk melakukan integrasi pelaksanaan bantuan sosial regular dan penataan bantuan beras untuk masyarakat miskin menjadi bantuan pangan bernutrisi.

Besaran bantuan sosial berbasis keluarga di tahun 2018 telah mencakup BNPT/Rastra (15,6 juta KK), PKH (10 juta KK), KIP (19,7 juta siswa), KIS (92,4 juta jiwa), subsidi listrik dan subsidi gas 3 kg. 

Pencapaian pemerataan pembangunan sejauh ini dapat dilihat diantaranya semakin menurunnya koefisien gini, maupun penurunan tingkat kemiskinan (10,12 persen pada September 2017). Jumlah penduduk miskin juga berkurang menjadi 26,58 juta jiwa pada periode yang sama. 

Tingkat pengangguran menurun menjadi 5,5 persen pada Agustus 2017. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) membaik menjadi 70,18 pada 2016.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan harapan peningkatan anggaran PKH saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (14/2). Presiden berharap kondisi perekonomian nasional semakin baik sehingga alokasi peningkatan anggaran terpenuhi. Rah