Oleh humas on October 15, 2018

Jakarta (15/10) --- Pemajuan kebudayaan, khususnya terkait permainan rakyat dan olahraga tradisional berpotensi untuk membangun karakter bangsa (masyarakat). Demikian dijelaskan Asdep Bidang Kepemudaan, Kemenko PMK, Alfredo Sani Fenat. 

Alfredo, senin pagi memimpin rapat terkait pembahasan kebijakan pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan permainan rakyat dan olahraga tradisional untuk membangun karakter bangsa (masyarakat) di ruang rapat lantai 3, Kemenko PMK Jakarta. Dijelaskannya, Undang-Undang No.5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, merupakan komitmen Pemerintah dalam memajukan kebudayaan Nasional Indonesia. Didalam peraturan tersebut diamanatkan adanya pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan antara lain untuk membangun karakter bangsa.

Ditambahkannya, diperlukan sinergi antara berbagai pihak khususnya pusat dalam penanganan objek pemajuan kebudayaan permainan rakyat dan olahraga tradisional. “Didalam pasal 32 diharapkan dengan adanya objek pemajuan kebudayaan bisa bertujuan membangun karakter bangsa, dan pemanfaatan objek pamajuan kebudayaan dapat  meningkatkan ketahanan budaya,” jelasnya. 

Rapat ini sendiri bertujuan untuk memperoleh informasi tentang strategi pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan khususnya permainan rakyat dan olahraga tradisional; melakukan koordinasi program dan kegiatan untuk lebih memperkenalkan permainan rakyat dan olahraga tradisional sebagai salah satu cara pembangunan karakter melalui berbagai pendekatan. Termasuk menyiapkan strategi pelaksanaan kebijakan pembentukan karakter dan jati diri bangsa melalui pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan melalui sinergitas peran Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholders terkait.

Diharapkan nantinya Pemerintah Pusat dapat membangun sinergi antar K/L dan tentunya dari langkah ini akan bisa menjadi dasar untuk dilakukan forum yang lebih teknis untuk pembahasan sekepakatan dalam permainan rakyat dan olahraga tradisional. Hadir dalam rapat kali ini, perwakilan dari Kemendes PDTT, KemenPPN/Bapennas, Kemendikbud, Kemenpar, Setkab serta beberapa perwakilan lainnya.

Categories: