Oleh humas on November 06, 2018

Jakarta (06/11) – Menindaklanjuti undangan Dirjen International Atomic Energy Agency (IAEA) kepada Menko PMK dalam acara Ministerial Conference on Nuclear Science and Technology di Wina, Austria pada tanggal 28-30 November 2018, Kemenko PMK pun melakukan koordinasi terkait persiapan koordinasi Menko PMK. 

Koordinasi dilakukan dalam rapat persiapan agenda kunjungan kerja Menko PMK pada konferensi internasional : IAEA Ministerial Conference on Nuclear Science and Technology. Rapat yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono ini sebelumnya dibuka oleh Sekretaris Kemenko PMK YB. Satya Sananugraha di ruang Taskin, Kemenko PMK Jakarta. Rapat dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Sustainable Development Goals Pasca 2015 Ghafur Akbar Dharmaputra. Termasuk utusan dari Kemenlu, Kemendikbud, Kemenristekdikti, Badan Tenaga Nuklir Nasional, dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir.

Seperti diketahui pada 28 November 2018, akan diselenggarakan IAEA Ministerial Conference on Nuclear Science and Technology di Vienna International Center (VIC), Austria. Acara akan dibuka oleh Dirjen IAEA, Yukiya Amano. Pemerintah rencananya mengutus Menko PMK dan Menristekdikti untuk menghadiri kegiatan tersebut. Dalam rapat persiapan kali ini, rencananya Menko PMK diagendakan bertemu masyarakat Indonesia di Austria yang berlangsung di KBRI Wina. Menko PMK juga akan menyampaikan National Statement di IAEA Ministerial Conference on Nuclear Science and Technology. 

Selain itu, diagendakan pula Menko PMK akan bertemu dengan Dirjen IAEA, Yukiya Amano. Pada kesempatan itu akan dibahas kerjasama Indonesia dan IAEA. Termasuk penyampaian expression of interest tentang Practical Agreement yang telah ditandatangani Menristekdikti dengan Dirjen IAEA pada 5 Februari 2018. Menutup kunjungan kerja di Wina, rencananya Menko PMK juga akan membuka pameran Indonesia “Harnessing Radiation Technology Benefit: Empowering Industrial Sector, Contributing to Economy Development.”

Categories: