Oleh humas2 on August 11, 2016

Gorontalo (09/08) -- Asisten Deputi (Asdep) Pemberdayaan Kawasan Perdesaan Kemenko PMK mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Pengembangan Fasilitas Usaha, Pemasaran dan Kemitraan pada kawasan perdesaan prioritas nasional yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Propinsi Gorontala, Selasa (09/08). Rakor secara resmi dibuka oleh GUbernur Gorontalo, Rusli Habibie serta dihadiri oleh 9 (sembilan) Kementerian, SKPD Prov. Gorontalo, Bupati, Kepala Bappeda Kab. Gorontalo, Kab. Gorontalo Utara dan Kab. Boalemo, Camat dan Kepala Desa terkait.

Rakor dimaksud untuk mempercepat proses penetapan usulan Kawasan Perdesaan melalui Peraturan Bupati, tersusunnya konsep tentang pengembangan fasilitas usaha, pemasaran dan kemitraan pada kawasan perdesaan di Prov. Gorontalo, identifikasi dan pemetaan sarana dan prasarana serta kelembagaan dan kemitraan dalam pengembangan pengembangan fasilitas usaha, pemasaran dan kemitraan, serta Integrasi Program Kegiatan Kementerian/ Lembaga di tingkat Pusat dengan SKPD Provinsi Gorontalo dan SKPD Kabupaten Gorontalo, Kab. Boalemo dan Kab. Gorontalo Utara 

Hari berikutnya, dilanjutkan dengan peninjauan lapangan. Salah satu potensi lainnya yang diusulkan untuk dikembangkan adalah potensi Wisata Bahari.  Hal ini dikarenakan ditemukannya sekelompok Ikan Hiu Paus/Whaleshark  (sebanayk 13 ekor) yang berada sekitar 25 (dua puluh) meter dari pantai di Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, seperti yang ditemukan di Teluk Triton, Kabuaten Kaimana, Prov. Papua Barat.

Sumber : Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan

Editor : deni adam malik