Oleh humas2 on July 26, 2016

Pinrang (26/07)--- Keasdepan bidang Koordinasi Pemberdayaan Kawasan Perdesaan pada Kedeputian Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK, menyelenggarakan Rakor dan Sinkronisasi Pengembangan Pusat Pertumbuhan Antar Desa secara Terpadu pada Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Rakor yg sama juga telah dilaksanakan di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat NTT dan Kabupaten Tabanan Bali. Rakor dibuka oleh Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, dan dihadiri oleh sejumlah Kementerian/Lembaga, SKPD Kab. Pinrang, Camat, serta Kepala Desa.

Rakor dimaksudkan untuk mempersiapkan implementasi pembangunan dan pemberdayaan kawasan perdesaan. Setelah pemaparan dari K/L dilanjutkan dengan diskusi terfokus untuk mematangkan proses pengembangan pusat pertumbuhan antar desa secara terpadu dalam rangka pembangunan kawasan perdesaan. Kawasan Pinrang meliputi Kecamatan Duampanua, Lanrisang, Matirro Sompe dan Suppa. Dalam diskusi diusulkan pula untuk menambahkan satu kecamatan untuk dimasukkan dalam Kawasan Perdesaan yaitu Kec. Lembang. 

Di akhir rangkaian kegiatan Rakor,  peserta mendapat kesempatan untuk mengunjungi desa-desa dalam kawasan perdesaan prioritas nasional guna mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana, layanan dasar, kelembagaan dan kemitraan antar desa, potensi, peluang dan kekuatan agar dalam menyusun perencanaan program kegiatan sesuai dengan kondisi yang ada di kawasan itu. 

"Pinrang bersyukur mendapatkan amanah sebagai salah satu lokasi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Kami mendukung dengan maksimal pembangunan kawasan perdesaan di Pinrang agar semua desa dapat maju bersama," demikian komitmen dan harapan Bupati Pinrang. (sumber: kedeputian VII Kemenko PMK/ ed.:IN)