Oleh humas2 on December 08, 2016

Jakarta (8/12)--- Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Sujatmiko mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani membuka seminar nasional darurat Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA) & Pornografi bagi generasi muda dengan tema “Membentuk Generasi Muda yang Cerdas, Sehat dan Bermoral” yang diselenggarakan oleh Yayasan Pelita Karya Kasih Anak Bangsa (PERKASA) bertempat di Gedung Indosat Ooredoo, Jakarta.

Menurut Sujatmiko acara ini sangatlah penting karena pengaruh pornografi, minum-minuman keras dan Narkoba menyebabkab meningkatnya tindak kekerasan pada anak dan perempuan dari tahun ketahun.  “Saya mengikuti dari awal pembentukan perpuu kebiri yang sekarang sudah menjadi Undang-undang, tindak kekerasan pada anak dan perempuan meningkat dari tahun ke tahun, salah satunya akibat dari minum-minuman keras dan narkoba sehingga menyebabkan pengaruh yang luar biasa untuk pemakainya, “jelasnya.

Dalam sambutannya, Sujatmiko juga memberikan apresiasikan atas terseselenggaranya kegiatan ini, karena dengan adanya acara ini maka kita bisa meminimalisir pengaruh narkoba dan pornografi dikalangan anak dibawah umur. Sebab berdasarkan data  jumlah generasi muda di Indonesia sekitar 33% atau sekitar 80 juta dan jumlah perempuan di Indonesia sekitar 47% dari total jumlah penduduk di Indonesia. Sujatmiko menjelaskan bahwa UU pornografi No.44 tahun 2008 sudah tidak bisa membuat para pembuat situs-situs porno jera, kementerian komunikasi dan informatika (Kominfo) sudah menghapus sekitar 800 ribu situs porno, namun karena dahsyatnya revolusi teknologi informasi, situs baru yang muncul melebihi yang dihapus,. Indonesia sudah memiliki predikat di internasional selama 3 tahun berturut-turut sebagai pengakses video porno terbesar. “Saya berharap pemerintah dan masyarakat bisa bekerjasama dalam memberantas pornografi ini, bisa kita cegah dan kita bisa tegakkan hukum yang memang sudah ada di dalam Undang-Undang” Tutup Sujatmiko. Hadir pula dalam acara ini beberapa perwakilan dari Kementerian dan Lembaga terkait diantaranya Perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial dan Polisi Republik Indonesia. (Ris/Dwi)