Oleh humas on October 21, 2019

Foto : 

  • Siti Badriyah

Jakarta (21/10)--- Kurang lebih satu bulan lagi Pekan Olahraga Pekan Olahraga dan Seni antarPondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII Tahun 2019 akan resmi dimulai. Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, sekaligus Ketua Umum Panjatapnas Pospenas VIII 2019, Agus Sartono berulang kali menegaskan bahwa penyelenggaraan pesta olahraga dan seni khusus para santri ini harus sukses baik administrasi maupun penyelenggaraannya. “Jangan sampai ada ‘double funding.” Diperjelas saja porsi anggarannya, mohon dipastikan betul karena untuk kegiatan seperti ini, ‘double funding’ itu rawan terjadi,” kata Agus mengawali arahannya dalam Rapat Koordinasi mengenai pemantapan penyelenggaraan Pospenas VIII Tahun 2019 di Jakarta, Senin pagi.
 
Agus dalam arahannya juga memastikan satu per satu terkait teknis pelaksanaan Pospenas VIII yang akan diselenggarakan di Kota Bandung mulai 25 – 30 November 2019 mendatang ini. “Saya ingin mendengar langsung kesiapan kita mulai dari penetapan panitia baik nasional maupun daerah, venue, acara, kontingen peserta, hingga anggarannya. Kemenko PMK hanya mengkoordinasikan, mana yang ada kekurangan dan hambatan mari kita bahas dan cari solusinya bersama,” tambah Agus lagi.
 
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Engkus Sutisna yang hadir dalam Rakor selanjutnya menyampaikan kesiapan Jawa Barat sebagai Tuan Rumah Penyelenggara. Jawa Barat sebelumnya diketahui kesediaannya menjadi Tuan Rumah Pospenas VIII Tahun 2019 menggantikan Provinsi Bengkulu yang mengundurkan diri.
 
“Secara keseluruhan kami sudah siap, demikian pula dengan anggarannya. Sementara untuk acara resepsi seperti Welcome Party, pembukaan dan penutupan juga sudah kami siapkan susunan acara dan siapa saja yang akan hadir,” ungkap Engkus. Menurutnya, untuk perlombaan olahraga akan terkonsentrasi di gedung olahraga Arcamanik dan beberapa gedung olahraga lain yang lokasinya tidak berjauhan, sedangkan untuk lomba seni digelar di Komplek Universitas Islam Negeri Bandung. Engkus juga menyatakan kesiapan pengamanan, kesehatan, toilet umum, dan transportasi para peserta serta official mulai dari bandara, stasiun atau terminal hingga ke penginapan dan venue pertandingan.
 
Welcome Party untuk Kontingen Peserta Pospenas VIII Tahun 2019 akan mengambil tempat di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung pada Minggu, 24 November 2019, sementara acara pembukaan dimulai pkl. 19.00 di Hari Senin, 25 November 2019 di Stadion Atletik, Arcamanik. Untuk acara penutupan akan digelar di Arcamanik Youth Center pada Sabtu, 30 November 2019.
 
Perwakilan Kemenpora dalam paparannya mengungkapkan bahwa Pospenas VIII Tahun 2019 di Provinsi Jawa Barat akan mempertandingkan enam cabang olahraga antara lain atletik, bola voli, pencak silat, futsal, senam santri, dan olahraga tradisional yaitu Hadang. “Hanya enam cabang olahraga saja yang kami pilih. Selain karena keterbatasan anggaran, keenam cabang olahraga ini dalam survey kami pada penyelenggaraan Pospenas sebelumnya di Banten, merupakan cabang olahraga paling diminati oleh para santri,” kata Perwakilan Kemenpora lagi.
 
Pospenas VIII Tahun 2019 akan melibatkan sekitar 379 personel mulai dari Panitia Pelaksana, Juri dan wasit pertandingan. Adapun jumlah santri yang akan menjadi peserta cabang olahraga dari setiap kontingen yang berasal dari 34 provinsi rata-rata mencapai 136 peserta. Para peserta nantinya akan memperebutkan medali (emas, perak, dan perunggu); sertifikat; dan trofi baik bergilir maupun juara umum. (*)

Kategori: 

Reporter: 

  • Siti Badriyah