Oleh humas on July 29, 2018

Setelah meninjau lapangan, Plt. Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan, Sonny Harry B Harmadi yang didampingi oleh Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Strategis dan Khusus (Wijanarko), Kepala Perwakilan BPKP Aceh (Ichsan Fuady) beserta tim Kemenko PMK melaksanakan sholat Jumat berjamah bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Masjid Baiturrahman Kota Banda Aceh. Sonny diterima oleh imam besar Masjid Baiturrahman.

Setelah Sholat Jumat, Sonny menggelar rapat dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di ruang VIP Masjid Baiturrahman. Turut hadir Gubernur Aceh periode 2012-2017, Zaini Abdullah dan Sekda Provinsi Aceh, Darmawan. Sonny menyampaikan pesan dari Menko PMK, Puan Maharani tentang pembangunan desa yang berkualitas, “mohon agar Pak Plt. Gubernur dapat memastikan proses dan kinerja pembangunan desa yang semakin baik, mulai dari alokasi, musyawarah, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan”, jelas Sonny. Untuk itu penyaluran dana desa di Aceh diharapkan bisa terealisasi dengan cepat dan tepat. Sonny berharap dukungan dari Pemerintah Aceh dalam penyaluran dan percepatan dana desa, karena gubernur berjanji akan melakukan pemetaan masalah untuk menentukan solusi tepat atas setiap permasalahan dalam pelaksanaan dana desa.

Selain itu, Sonny juga mengingatkan pengembangan kawasan strategis Dataran Tinggi Gayo Alas bisa didukung secara penuh oleh Gubernur beserta jajaran Pemprov Aceh. Dengan potensi yang ada, kesejahteraan masyarakat Gayo Alas diharapkan dapat meningkat.

Mewakili seluruh masyarakat Aceh, Nova Iriansyah mengucapakan rasa terima kasih kepada Menko PMK, Puan Maharani yang pada kesempatan ini melalui Plt Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK, Sonny Harry B Harmadi, atas kedatanganya di Aceh serta dana desa untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Aceh.

Agenda kunjungan kerja dilanjutkan dengan pertemuan dengan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali beserta jajaran Pemkab Aceh Besar diantaranya Sekda, Inspektur Daerah, Kepala Bappeda, Asisten Daerah, Kadis PMG, dan Kadis Aset di Hotel Kyriad Aceh. Aceh besar termasuk daerah dengan jumlah gampong (desa) terbanyak di Aceh, yaitu sebanyak 604 gampong.

Dalam pertemuan tersebut Sonny berharap pemerintah sampai ke tingkat daerah perlu mengawal secara terus menerus terhadap pemanfaatan dana desa. Jika desa mengalami masalah, sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk mengasistensi dan tidak membiarkannya. Sonny mengapresiasi terobosan yang dilakukan Pemda Aceh Besar seperti memberikan sanksi pemberhentian sementara bagi kepala desa (kecik) yang lambat dalam menyelesaikan APBDes. Dalam kesempatan tersebut Sonny menyampaikan pesan dari Menko PMK agar pemanfaatan dana desa harus terus ditingkatkan kualitasnya.

Secara terpisah pada hari Sabtu, 28 Juli 2018, Sonny menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Provinsi Aceh, Bukhari yang didampingi beberapa Kabid terkait. Pertemuan tersebut dalam rangka membahas berbagai permasalahan dan solusi dalam pembangunan desa di Provinsi Aceh secara keseluruhan.

Menurut Sonny, penggunaan dana desa yang berkualitas itu secara administratif harus akuntabel, artinya dapat dipertanggungjawabkan dan berorientasi pada hasil, dimulai dari perencanaan sampai ke pelaporan pada setiap rincian alokasi. Penggunaan dana desa disebutkan berkualitas jika dimulai dengan musyawarah desa yang baik, pelaksanaan yang baik sampai kepada maupun pelaporan yang baik sesuai peraturan yang berlaku. Pertemuan berjalan dengan suasana kekeluargaan dan diharapkan pada pertemuan-pertemuan selanjutnya sinergi pusat daerah dapat semakin efektif sebagai wujud upaya bersama dalam mengawal pelaksanaan UU No. 6 tentang Desa yang lebih baik.

Categories: