Oleh humas2 on December 27, 2016

Surabaya(23/12)—Asisten Deputi bidang Nilai Kreatifitas Budaya pada Kedeputian bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Iwan Eka Setiawan, pagi ini memaparkan materi mengenai Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) kepada lebih dari 250 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Acara yang bertema Talkshow Edutaiment Revolusi Mental juga diisi oleh Paulus Wirutomo dari Kelompok Kerja Revolusi Mental (Pokja Revmen) dan  Gamal Albinsaid pendiri Klinik Asuransi Sampah (KAS). Aula gedung Fakultas Bahasa dan Seni Unesa menjadi lokasi Talkshow.

 

Dengan teknik mengingat 135, Iwan Eka Setiawan mengajarkan teknik menghafalkan isi dari GNRM. “1 berubah dari yang tidak baik menjadi baik, 3 itu nilai strategis integritas, etos kerja dan gotong royong. 5 nya itu 5 gerakan perubahan gerekan Indonesia melayani, gerekan Indonesia tertib, gerekan Indonesia bersih, gerekan Indonesia mandiri dan gerekan Indonesia besatu."

 

Dengan talkshow kali ini diharapkan mahasiswa mampu berbuat aksi mulai dari diri sendiri untuk tiga nilai strategis dan 5 gerakan perubahan. “Saya harap mahasiswa untuk berbuat aksi berubah dari diri sendiri untuk 3 nilai strategis itu dan 5 gerakan perubahan," kata Iwan.

 

Unesa pada tahun 2016 menjadi salah satu perguruan tinggi yang bekerjasama untuk menjalankan Kuliaih Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan menerapkan nilai-nilai dari Revolusi Mental. (tws)