Oleh humasnew on April 09, 2018

Jakarta (09/04) --- Sesuai dengan keinginan Pemerintah yang akan dibangun sedikitnya 30-40 pusat pertumbuhan baru keterkaitan dengan pusat dan desa (KPPN), lokasi yang tersebar dari barat ke timur di Indonesia pun disiapkan. 

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 disebutkan akan dibangun sedikitnya 30-40 pusat pertumbuhan baru keterkaitan dengan pusat dan desa. Hal ini tak lepas dari keinginan Presiden Joko Widodo yang memiliki program strategis sesuai dengan semangat Nawacita ketiganya yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

Rakor kemitraan dalam pengembangan kawasan perdesaan, yang bertempat di ruang rapat lt. 6, Gd. Kemenko PMK hari ini (Senin) mengungkap, Bapennas sudah memilih sejumlah lokasi tersebar  dari barat ke timur di Indonesia yang diperkiran dari segi potensi dan kemajuan pertumbuhannya bisa menjadi kota-kota baru. Demikian dikatakan Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pemberdayaan Kawasan Perdesaan Kementeriaan Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Awal Subandar.

Awal menjelaskan, saat ini ke 39 – 40 lokasi pertumbuhan baru tersebut telah disiapkan masterplan untuk pembangunan desanya. Lokasi pertumbuhan baru ini disebut kawasan perdesaan prioritas nasional (KPPN).  Kawasan perdesaan ini dibentuk guna mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Prinsipnya dengan membangun desa-desa mandiri serta membangun keterkaitan ekonomi lokal antara desa dan kota. Juga dengan mengembangkan sentra produksi, sentra industri pengolahan hasil pertanian dan perikanan, destinasi pariwisata, transportasi desa dan agribisnis kerakyatan. Termasuk kerjasama antar desa maupun wilayah, dan membangun sarana bisnis diperdesaan serta komunitas teknologi informasi komunikasi bagi petani. “Pengembangan infrastruktur fisik dan non fisik saat ini sudah berjalan sampai dengan tahun 2019 diperlukan dukungan K/L Pusat dan Daerah maupun pihak Swasta untuk memajukan kawasan perdesaan ini,” ujarnya.  

Tujuan pembangunan kawasan perdesaan ini untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat dan meningkatkan kualitas pembangunan dan  pemberdayaan untuk mempercepat peningkatan kapasitas masyarakat. Diharapkan semua K/L baik pusat, daerah, BUMD, BUMDes, Swasta maupun Swasta dapat bekerjasama untuk membangun kawasan perdesaan prioritas nasional ini guna mengurangi kesenjangan desa dengan kota. Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kemendes, Kementan, KKP, Bulog, Asuransi Sinar Mas, KIBIF, Majestic Buana, CV. Nusantara Agro Internasional, PT. Kirana Megatara, PT Mitra BUMDes Nusantara, PT. Mega Inovasi Organik, PT. Garuda Food Putra Putri Jaya, FKPPJN serta beberapa perwakilan lainnya. Ris

Categories: