Oleh humas2 on September 07, 2016

Jakarta (7/9) - Tim pemantauan haji Kemenko PMK yang dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan Sahlan, Msi telah tiba di tanah suci. Setibanya disana tim langsung berkoordinasi dengan Kantor Urusan Haji dan Umroh (KUH) mengenai berbagai aspek pelaksanaan Ibadah haji seperti akomodasi, pelayanan ibadah, transportasi, katering, dan pelayanan kesehatan bagi jamaah. Seperti diketahui tahun ini jamaah haji dari Indonesia berjumlah 168.800 orang.

Setelah menggelar pertemuan dengan KUH, pada tanggal 3 September Tim memantau jemaah haji kloter 58 asal Kuningan, Jawa Barat. Dari pantauan tim, kondisi pelayanan hotel, katering, dan transportasi sudah baik. Hal tersebut diamini oleh Jemaah Haji yang puas atas pelayanan yang diberikan. 

Pada tanggal 4 September tim mengelar Rapat Koordinasi dengan Komisi Pengawas Haji ( KPHI) dan semua Jajaran Koordinator Bidang Pelayan Haji Daerah Kerja Makah,  termasuk dengan Ka Satop ( Kepala Satuan Operasional Armina dibawah komando Kol udara Mukhlis dan Ka Daker Mekkah Dr.  Arsyad Hidayat. Lc. Rakor dilaksanakan untuk memastikan kesiapan tugas operasional haji di Arafah Mina dpt berjalana dengan sukses. Rakor berlangsung di ruang rapat Kantor Daker di Mekkah. Adapun hasil rakor tersebut antara lain : 

a) Daker telah membentuk Ka Satop Kepala Satuan Operasional Arofah Mina dipimpin oleh Kolonel Mayor ang Udara Mukhlis. Tim akan segera melakukan Gladi Lapangan di Arofah, Muzdalifah dan Mina

b) Daker Makkah sdh mmbuat 11 langkah program prioritas pelayanan jemaah 

c) Daker Mekkah mulai th ini merekrut 7 konsultan khusus pelayanan ibadah dr unsur ulama/Kyai, Prof  & Doktor dr perguruan tinggi Agama ahli ilmu fikih utk melalukan penyuluhan tentang Kaifiat/tatacara menuju Haji yg Mabrur.

Editor : Siti Badriah 
Sumber : Asisten Deputi Bidang Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan

Categories: