Oleh humasnew on March 20, 2018

Jakarta (20/03)--Menindaklanjuti Rapat Terbatas yang membahas roadmap pembangunan SDM pada tanggal 15 Maret 2018, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kemenko PMK, Prof. Agus Sartono menyelenggarakan dan memimpin rapat koordinasi (Rakor) Penyusunan Draft Roadmap Peningkatan SDM Indonesia di Jakarta, Selasa pagi (20/3).

Prof. Agus mengatakan bahwa kita tidak hanya memikirkan kesiapan tenaga kerja yang merupakan subset dari pembangunan SDM. Ada hal-hal lain yang mempengaruhi kualitas SDM. “Pembangunan SDM harus mendapatkan intervensi sejak anak dalam kandungan, PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, masuk ke lapangan kerja hingga membina keluarga baru. Ini merupakan suatu siklus yang terus berulang,” tegasnya. 

Salah satu fokus perhatian lainnya dalam rakor ini, yakni pada jumlah 1,6  juta lulusan SMA/SMK yang tidak terserap dunia kerja dari total 3,3 juta lulusan SMA/SMK. Belum lagi tantangan bahwa 70 persen usia produktif adalah lulusan SMP dan SMA/SMK. 

 “Jalan keluar salah satunya adalah, pertama, memperbesar daya tampung pendidikan di level pendidikan tinggi, yakni membuka politeknik  dengan jurusan/program baru. Kedua,  memperkuat industri yang menciptakan lapangan kerja baru,” tambahnya. 

Diharapkan setiap kementerian dan lembaga menyiapkan proyeksi peningkatan SDM yang tepat sasaran dengan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan. Penyusunan draft roadmap peningkatan SDM harus disiapkan oleh masing-masing K/L, sebelum dibahas di tingkat menteri. 

Rakor ini dihadiri Dr. Subandi, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas, Prof. Patdono Suwignjo, Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Kemristekdikti, serta perwakilan dari Kemdikbud, Kemenperin, Kemen PUPR, dan Kemenkes. 

Categories: