Oleh humas2 on November 23, 2016

Jakarta (23/11) -- Deputi Koordinasi Bidang Pendidikan dan Agama,  Agus Sartono sore ini memimpin Forum Group Discussion (FGD) yang bertajuk "Higher and Vocational Education" usai dibuka oleh Menko PMK, Puan Maharani bersama Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, di Fairmont Hotel, Jakarta.

Pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya mencari solusi untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dalam menghadapi persaingan global. Salah satunya adalah melalui jalur pendidikan dan pelatihan. Untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang memiliki kompetensi sehingga berdaya saing, pemerintah membuat kebijakan untuk melakukan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi.

Revitalisasi pelatihan dan pendidikan vokasional akan diselenggarakan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan melakukan revitalisasi terhadap 1.000 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sampai tahun 2019; Kementerian Ristekdikti akan merevitalisasi sebanyak 40 politeknik negeri sampai 2022 dan sebanyak 12 politeknik ditargetkan selesai direvitalisasi pada 2019; Sementara itu Kemenaker dan 2.000 Perusahaan telah menginisiasi kerjasama untuk menyelenggarakan pelatihan vokasi.

Revitalisasi, melalui lembaga pendidikan, akan dilakukan dengan penajaman kurikulum berbasis kebutuhan pasar, penataan bidang keahlian/program studi, penyusunan modul, dan pemenuhan dosen/ instruktur/guru produktif. Pemerintah juga akan membuat politeknik baru di bidang maritim khususnya perikanan, di bidang pariwisata dengan mengeksplore keindahan Indonesia,  dan di Bidang Pertanian untuk mengembangkan dan menjaga ketahanan pangan.

Selain itu juga dilakukan upaya peningkatan sarana dan prasarana, pembentukan teaching factory, akreditasi-sertifikasi, serta perbaikan sistem praktek kerja lapangan, pemagangan, dan kemitraan dengan industri.
Dalam kesempatan ini,  Agus meminta setiap peserta dapat saling memberikan pendapat dan masukan untuk menambah wawasan terkait revitalisasi pendidikan vokasional di Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini Perwakilan Kemenristekdikti, Perwakilan Kemdikbud,  Anggota Delegasi dari Belanda, dan Para Rektor Politeknik beberapa Kota di Indonesia.

Categories: