Oleh humas on July 18, 2018

Siaran Pers Nomor : 148/Humas PMK/VII/2018

Kemenko PMK Dorong Mahasiswa KKN Pastikan Penggunaan Dana Desa Sesuai
Aturan

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
(Kemenko PMK) menekankan peran penting mahasiswa peserta KKN 2018 dalam
memastikan perangkat desa dapat menggunakan dana desa sesuai aturan dan juga tepat
sasaran.

“Salah satu tujuan penting yang harus diingat peserta KKN Tematik 2018 ini adalah
pastikan para perangkat desa agar mereka dapat menggunakan dana desa sesuai dengan
tujuan sehingga nantinya tidak terbelit masalah hukum dan dana desa dapat sepenuhnya
bermanfaat” ujar Prof. Agus Sartono Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama
Kemenko PMK ketika ditemui di sela-sela acara Pelepasan Mahasiswa Peserta KKN
Tematik IPB Selasa (10/7).

Selain itu, Prof. Agus juga menjelaskan bahwa KKN masa kini relatif lebih mudah
dibandingkan KKN pada tahun 1990-an. "Momentum KKN kali ini sangat tepat untuk
membantu implementasi salah satu program nawacita yaitu membangun pinggiran yang
tercermin dari pengalokasian Dana Desa"jelas Prof. Agus.
Menurutnya, Dana Desa ini merupakan program yang strategis dalam upaya
pembangunan secara lebih merata. Dengan demikian, tujuan pemerintah yang termaktub
dalam nawacita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dapat tercapai. “Pemerintah
sudah mengalokasikan dana desa sebesar Rp. 60 Triliun setahun, dan disinilah peran
mahasiswa KKN Tematik dituntut agar dapat bersinergi dengan para perangkat desa
sehingga kolaborasi mereka dapat memberikan manfaat bagi pembangunan desa,” tambah
Prof. Agus.

Selain itu, Prof. Agus juga menjelaskan bahwa sinergi antara mahasiswa KKN
Tematik dengan perangkat desa merupakan hal yang penting untuk memastikan
penggunaan dana desa dapat diketahui oleh masyarakat desa sehingga memenuhi asas
keterbukaan. “Ibu Menko PMK selalu mengingatkan penggunaan dana desa harus
transparan agar masyarakat desa mengetahui berbagai proyek pembangunan yang dibiayai
oleh dana desa dan disinilah pentingnya sinergi Mahasiswa KKN Tematik dan Perangkat
Desa agar transparansi ini dapat tercapai” jelas Prof. Agus.

Selanjutnya, Guru besar UGM itu juga memandang bahwa program KKN Tematik ini
dapat menciptakan mahasiswa yang menjadi role model sehingga dapat membangun
karakter masyarakat desa. “Dalam konteks KKN Tematik ini, kita ingin agar mahasiswa
membantu masyarakat untuk membangun kembali pemahaman mengenai toleransi,
keberagaman, kejujuran dan integritas yang juga dapat dipraktikan saat mengawasi
penggunaan dana desa tersebut” jelasnya.
Terkait pelaksanaan KKN Tematik ini, Prof Agus berpesan agar mahasiswa tetap
mau membuka diri serta belajar bersama masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan
pembangunan desa. “Buka telinga, buka mata, dan pahami permasalahan di desa sehingga
nantinya ketika menjadi pemimpin dapat menghasilkan kebijakan yang lebih baik dan dapat
dirasakan langsung oleh masyarakat” jelas Prof. Agus. Terakhir, ia juga mengingatkan agar

pelaksanaan KKN Tematik ini dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat dan
memastikan program pembangunan desa berjalan dengan baik “Jadilah Agen Perubahan
dan berikan kontribusi positif terhadap pembangunan desa” pungkas Prof. Agus.

*********************
Bagian Humas dan Perpustakaan,
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
roinfohumas@kemenkopmk.go.id
www.kemenkopmk.go.id
Twitter@kemenkopmk