Oleh humas on May 07, 2018

Siaran Pers Nomor: 99/Humas PMK/V/2018
Menko PMK Ajak Filantropi Gotong Royong Bangun Indonesia
Jakarta (4/5) - Para filantropi dapat ikut serta dan bergotong royong membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Sebagai negara besar dengan luas yang sama dengan 9 negara Asean lainnya, Indonesia dihuni oleh 260 juta penduduk, yang terdiri dari 714 suku, 1.100 bahasa, dan lebih dari 17.000 pulau, dan upaya untuk membangun Indonesia tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menghadiri acara Philantrophy Award 2018 di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (4/5) malam. 
"Keselarasan peran aktif filantropi dan agenda pembangunan nasional sangat penting, dalam mempercepat capaian kemajuan Indonesia," ujar Menko PMK.
Dalam sambutannya mewakili Wakil Presiden, Menko PMK Puan Maharani menegaskan bahwa para filantropi dapat membantu program pemerintah diantaranya membangun wilayah yang tidak terjangkau. Saat ini, pemerintah terus melakukan penguatan dan penajaman di berbagai bidang, seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan gizi, penanggulangan kemiskinan, revitalisasi vokasional dan pembangunan desa.
"Kalangan filantropi dapat mengisi atau memperkuat kegiatan-kegiatan yang dapat langsung dirasakan oleh rakyat. Memperluas beasiswa untuk kuliah, memperluas pelatihan ketrampilan, memperkuat pembangunan desa dengan teknologi tepat guna, dan memperkuat sarana/prasarana pendidikan vokasi," tambah Menko PMK. 
Ditambahkan Menko PMK, selama ini filantropi telah ikut berperan dalam mempercepat pembangunan Indonesia. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas filantropi berkembang cukup pesat di Indonesia. Bahkan telah terbentuk Perhimpunan Filantropi Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Menko PMK juga menceritakan komitmen pemerintah untuk membangun Papua dan upaya yang sudah dilakukan untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang terjadi Asmat beberapa waktu lalu. 
"Tahun ini, pemerintah akan melibatkan 21 kementerian untuk bisa fokus memberikan program-programnya secara masif dengan afirmasinya masing-masing tidak hanya di Asmat tetapi juga di Indonesia Timur," ujar Menko PMK. 
Menko PMK berharap Philantrophy Award dapat memberikan dorongan kepada kalangan filantropi untuk terus mengembangkan pola kemitraan dalam membangun Indonesia. Menko PMK juga mengapresiasi penyelenggaraan Philanthropy Award 2018 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi sekaligus memberikan selamat kepada para penerima penghargaan. 
*******************
*Bagian Humas dan Perpustakaan*,
*Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan*
*roinfohumas@kemenkopmk.go.id*
*www.kemenkopmk.go.id*
*Twitter@kemenkopmk*
*Fb@KemenkopmkRI*
*IG : kemenko_pmk*