Oleh humas on January 25, 2020

Jayapura (24/1) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Pemerintah Provinsi Papua, PB PON, KONI, serta beberapa kementerian terkait melaksanakan rapat koordinasi membahas persiapan penyelenggaraan PON XX Papua 2020.

Rakor yang berlangsung di area Stadion Papua Bangkit itu menindaklanjuti hasil peninjauan langsung yang dilakukan Menko PMK ke sejumlah arena pertandingan yang ada di Jayapura, Papua. Diantaranya, arena hockey, lapangan kriket, dan juga wisma atlet di Distrik Doyo Baru.

"Saya sangat berterima kasih atas kerja lapangan dari seluruh tim, baik Pemerintah Papua maupun kementerian-kementerian yang terlibat. Kita harus terus koordinasi agar persiapan penyelenggaraan PON ini bisa berjalan lancar dan sesuai waktu yang ditentukan," tutur Menko PMK saat memimpin rakor di Stadion Papua Bangkit, Jayapura, Papua.

Ia pun sangat mengapresiasi atas hasil pembangunan Stadion Papua Bangkit yang telah mencapai 100% atau telah selesai dibangun. Harapannya, stadion terbesar kedua setelah Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta itu dapat menjadi kebanggaan sekaligus meningkatkan pembangunan di Papua dan wilayah Indonesia timur.

Kendati, sekali lagi ia mewanti-wanti agar setiap aspek penyelenggaraan PON XX Papua 2020 dapat dipersiapkan secara matang dan sempurna. Tidak hanya dari segi pembangunan fasilitas sarana prasarana, tetapi juga urusan keamanan.

"Pak Presiden juga sudah mengamanatkan agar dalam pelaksaan PON nanti yang harus dijadikan pegangan salah satunya adalah jaminan keamanan yang tidak saja 100% bahkan lebih dari 200%," pungkas Menko PMK.

Senada, Ketua Pengawas dan Pengarah PON 2020 yang juga menjabat Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno mengingatkan agar sedari sekarang sudah mulai menyiapkan personel atau tim yang akan bertugas sebagai pembawa obor maupun saat kirab budaya di Merauke.

"Hal-hal seperti itu juga harus sudah disiapkan. Jangan sampai nanti terlupa sementara fokus pada pembangunan sarana prasarana untuk kesiapan PON," tukasnya.

Kategori: