Jelang HDI, Kemenko PMK Siapkan Infografis UU Penyandang Disabilitas

Jakarta (17/11) --  Menjelang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang segera tiba pada tanggal 3 Desember 2020, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyusun infografis implementasi UU Penyandang Disabilitas. Penyusunan infografis tersebut dikerjakan bersama Friedrich-Ebert-Stiftung (FES), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) bersama Kementerian dan Lembaga terkait. 

Kepala Bidang Pemberdayaan Disabilitas Erlia Rahmawati mewakili Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK Togap Simangunsong menjelaskan, tujuan penyusunan infografis guna mempercepat pengetahuan dan pemahaman masyarakat Indonesia tentang penyandang disabilitas. 

"Kita menyadari bahwa perlu upaya untuk mempercepat pengetahuan, meningkatkan pemahaman, membuka mainstreaming masyarakat dan semua kalangan luas terkait penyandang disabilitas. Karena selama ini dirasakan masih banyak yang belum memahami," ujar Erlia dalam Rapat Tindak Lanjut Penyusunan Bahan Infografis UU Penyandang Disabilitas, di Kantor Kemenko PMK, pada Selasa (17/11).

Lebih lanjut, Erlia menjelaskan, dasar hukum dalam penyusunan infografis adalah UU No. 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas; PP 52/2019 tentang Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas; PP 70/2019 tentang Perencanaan, Penyelenggaraan, dan Evaluasi terhadap Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas;
PP 13/2020 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas.

Erlia mengatakan, infografis disusun dengan konten yang singkat, jelas dan padat, disajikan secara global dengan melibatkan Kementerian dan Lembaga, serta dan Organisasi Penyandang Disabilitas. 

"Sekaligus sebagai upaya penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas agar dapat diimplementasikan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Inklusi 2030," kata dia.

Untuk publikasi infografis, Erlia menerangkan, akan memanfaatkan media komunikasi publik dari Kemenko PMK berupa website Kemenko PMK, media sosial facebook, instagram, dan twitter. Selain itu, publikasi akan melibatkan kanal-kanal Sistem Komunikasi dan Informasi Ekstranet (SKIE), media sosial dan lainnya dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota) termasuk organisasi penyandang disabilitas.

"Infografis ditargetkan selesai pada November 2020 ini dan dipublikasikan pada peringatan Hari Disabilitas Internasional," pungkas Erlia.

Sebagai informasi, rapat dihadiri secara daring dan luring oleh perwakilan Kemenkominfo, Kemensos, Kemendikbud, Bappenas, PSHK, FES, dan perwakilan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI). (*)