Kemenko PMK Kampanye Wajib Masker di Provinsi Gorontalo

Gorontalo (25/9) -- Penerapan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker menjadi hal yang paling esensial untuk mencegah penyebaran Covid-19. Karena itu Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus gencar melakukan kampanye penggunaan masker hingga seluruh pelosok negeri. 

Kali ini, Kemenko PMK melakukan kampanye pentingnya penggunaan masker sekaligus memberikan bantuan masker di Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo HGS mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo terus patuh menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.  

"Virus ini nyata adanya. Sehingga sebelum ditemukannya vaksin, untuk meminimalisir penularan virus ini, maka masyarakat harus patuh terhadap protokol kesehatan," ujarnya usai melakukan kampanye penggunaan masker, di Provinsi Gorontalo, pada Jumat (25/9).

Deputi Dody menuturkan beberapa protokol kesehatan yang wajib dilakukan untuk mencegah Covid-19, yaitu mencuci tangan dengan air mengalir dan pakai sabun, memakai masker secara benar, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan orang banyak lebih dari 3 menit.
 
"Itu himbauan saya agar virus ini segera bisa kita hentikan. Agar kita cegah penularannya sebelum vaksinnya kita temukan," cetus dia.

Dody meyakini, dengan latar belakang masyarakat Gorontalo yang memiliki tingkat religiusitas yang tinggi, maka tak akan sulit untuk melaksanakan protokol kesehatan.

"Kami jauh-jauh dari Jakarta datang ke seluruh pelosok negeri hanya untuk mengajak masyarakat terus taat kepada protokol kesehatan," pungkasnya. 

Kegiatan kampanye wajib masker diawali dengan apel kesiapsiagaan bencana dan Dody Usodo HGS berkesempatan menjadi inspektur Apel Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Gorontalo. Menurutnya saat ini diperlukan penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrim hidrometeorologi di wilayah Gorontalo khususnya, mengingat wilayah dalam 3 bulan terakhir wilayah Gorontalo sudah beberapa kali dilanda bencana banjir akibat kondisi hidrometeorologi yang cukup ekstrim. (*)

Kontributor Foto:
Reporter: